Dikeroyok Teman Sepermainan, Pelajar SMP Lapor Polisi

Korban Riansyah (15) saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, ditemani kedua orangtuanya. Foto/cr2

Palembang- Riansyah (15), pelajar sekolah menengah pertama (SMP) yang tinggal di Jalan Gubernur HA Bastari, Lorong Budiman, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan SU I Palembang ini harus mengalami luka lebam disekujur tubuh setelah dikeroyok teman sepermainan.

Tak terima dengan perlakuan kasar kedua temannya, korban ditemani orantuanya Agustina (34) dan Budi Wahono (37) mendatangi Mapolresta Palembang untuk melaporkan AJ (15) dan EI (17) yang diduga sudah melakukan pengeroyokan terhadapnya.

Berita Sejenis

Arisan ‘Online’ Kembali Makan Korban

Melawan, Sumito Ditembak Kawanan Perampok

Dua Pengeroyok Oknum Polisi Diringkus

1 daripada 14

Kepada petugas piket Sentra Pelyanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, korban menceritakan kejadiannya terjadi Senin (6/11) sekitar pukul 22.00, tak jauh dari kediamnanya.

Dimana saat itu, ia bersama teman-temannya sedang nongkrong di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tak lama berselang datangalah AJ dan EI. “ Lagi duduk, lalu mereka datang dan langsug menghisab aibon,” katanya kepada petugas.

Korban tanpa sengaja melihat terlapor menghisap aibon. Merasa tak senang dilihatnya, kedua terlapor mendekati korban. “Mereka datang dan memukuli saya, dengan tangan kosong. Saya sempat muntah-muntah setelah dipukulinya,” kata Rian.

Ia menjelaskan, akibat dipukuli AJ dan EI. Dirinya mengalami luka memar dimata sebelah kanan,  luka bengkak dikening dan bagian kepala belakang. “Tangkap saja mereka Pak, saya tak terima sudah dipukuli tanpa sebab oleh mereka,” kesalnya.

Ditambahkan orangtua korban Agustina. Dia tidak mengetahui persis kejadian yang dialami anaknya tersebut. “ Saya kurang tahu, pulang-pulang dia (Riansyah) mukanya sudah bengor semua,” tutur ibu kandung korban ini.

Agustina berharap adanya laporan yang dibuat, petugas dapat menangkap pelaku yang mengeroyok anaknya. “ Saya berharap pelakunya tertangkap dan dihukum seberat-beratnya,” harap Agustina.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui KA SPK Ipda Bambang membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan dugaan pengeroyokan.

“Laporanya sudah kita terima, selanjutnya diserahkan ke unit Reskrim Polresta Palembang. Korban kita mintai melakukan visum untuk melengkapi berkasnya. Atas kejadain tersebut korban mengalami luka memar dimata sebelah kanan,  luka bengkak dikening dan luka bengkak di kepala bagian belakang,” singkatnya. Korankito.com/CR2/depe

AN