Jual Motor Teman, Faris Dibui 2,6 Tahun

Terdakwa M Faris (27) saat sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (7/11) siang.

Palembang- M Faris (27), harus mendekam di sel tahanan selama 2,6 tahun. Setelah dijatuhi hukuman oleh majelis hakim yang diketuai Kamaluddin dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (7/11) siang.

Kamaluddin mengatakan, perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 372 KUHP. “Terlebih, terdakwa menggelapkan dan menjual sepeda motor milik teman sendiri tanpa seizin,” katanya.

Berita Sejenis

Pembunuh Calon Istri Dihukum Seumur Hidup

Aswaro Dituntut Hukuman Mati

Dituntut 6 Tahun, pemuja sabu tertunduk Lesu

1 daripada 4

Ia menyebutkan, satu lembar STNK dan satu unit motor Yamaha Mio GT nopol BG 3977 AAH dikembalikan kepada korban M Syarif. “Kita jatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 2,6 tahun,” tegas Kamaluddin.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lidya Deriska menuntut pemuda yang tinggal di Lorong Masjid, Kelurahan 9 Ulu, Kecamatan SU I Palembang ini dengan tuntutab tiga tahun penjara. Yang mana, perbuatan terdakwa memenuhi unsur pidana.

Dalam persidangan tersebut, terungkap kejadiannya berawal Minggu (4/6) sekitar pukul 02.00, di Jalan KH Azhari, tepatnya sekitar dermaga, Kelurahan 10 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.

Dimana, sepeda motor milik korban M Syariff yakni Yamaha Mio GT dengan nopol BG 3977 AAH warna hitam dipinjam oleh terdakwa sebentar untuk pergi ke kawasan Kelurahan 12 Ulu, Kecamatan SU II Palembang.

Selang satu jam, Faris tak kunjung kembali. Saat nomor ponselnya dihubungi korban, sudah tidak aktif lagi. Keesokan harinya, Syarif menghubungi orangtua terdakwa dan mendatangi rumahnya, tetapi tidak menemukan Faris.

Hingga akhirnya, korban pun membuat pengaduan di pihak kepolisian. Barulah diketahui, sepeda motornya telah dijualkan kepada Retok, yang tinggal di Desa Sirah Padang (SP), Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) seharga Rp2,5 juta. Korankito.com/Depe.

AN