Percasi Minta Kuota Atlet Catur PON Papua Ditambah

Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Mursili Tjik Aman. Foto/ist

Palembang – Jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), beberapa nomor cabang olahraga (cabor) bersiap untuk turun mengambil alih dalam perhelatan multievent yang akan digelar pada 18 November sampai 26 November 2017, mendatang.

Termasuk juga cabor catur yang siap menurunkan 204 pecatur dari kabupaten dan kota di Sumsel untuk meramaikan multievent bergengsi ini.

Berita Sejenis
1 daripada 16

Sekretaris Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sumsel, Mursili Tjik Aman mengatakan, ajang Porprov ini salah satunya bertujuan untuk mengasah jam terbang atlet yang akan diturunkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 mendatang. Hal itu mengingat beberapa pecatur Sumsel sendiri sukses memborong perak pada PON Jabar 2016 lalu.

“Pada dasarnya, ini adalah pembinaan atlet Sumsel yang muaranya prestasi Kejurnas ataupun PON. Selain itu, ini juga untuk menambah jam terbang atlet,” ujar Mursili, Kamis (2/11).

Untuk itulah, Mursili berharap agar ada penambahan kuota pecatur Sumsel untuk menunjukkan kebolehannya di multievent bergengsi PON Papua 2020 mendatang.

“Berkaca pada prestasi pecatur Sumsel pada tahun lalu, kita ingin kuota ditambah menjadi 12 putra dan 12 putri yang nanti kita akan siapkan sebagai tim utama. Karena nantinya mereka kita akan uji dengan Kejurnas dan event Internasional yang sifatnya open,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, untuk program Sriwijaya 2020 dalam cabor catur masih dihuni beberapa pecatur andalan sumsel seperti Alivia, Nyimas Sonya, Nyimas Sieta, Siena Lorens, sertaAlicia. korankito.com/nisa/die

AN