Mengerikan! Sehari, Tiga Ribu Miras Oplosan Diproduksi

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara (Kanan bertopi, duduk) saat mengecek minuman keras oplosan yang dibuat di sebuah rumah. Foto/adi

Palembang- Subdit III Ditres Narkoba Polda Sumsel menggerebek industri rumahan minuman keras (miras) palsu, yang berada di Jalan PDAM Tirtamusi, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan IB I Palembang, Jumat (3/11) sekitar pukul 13.30.

Dari penggerebekan itu, petugas mengamankan lima orang tersangka yang merupakan karyawan industri rumahan tersebut. Mereka adalah, Edison (20) dan Joko (34) warga Prabumulih. Serta Pangestu (17), Erwan (34), dan Redi (22) warga Lampung Tengah.

Berita Sejenis
1 daripada 6

Berdasarkan pengakuan tersangka Redi, dalam satu hari bisa memproduksi 3 ribu botol miras jenis vodka dan mansion house.”Kami disini hanya membuatnya saja, untuk bahan-bahan dikirim dari Jakarta, bos yang memesan. Sehari bisa 3 ribu,” katanya.

Senada diungkapkan Joko. Ia menyebutkan, hanya diajak oleh seorang warga Bandung berinisial R untuk ikut dalam komplotan tersebut. “Saya kerja baru tiga bulan, diajak orang Bandung. Saya kerjanya sebagai sopir digaji per bulan Rp2 juta,” akunya.

Joko mengaku mengedarkan miras palsu tersebut ke tiga daerah yakni Palembang, Lubuklinggau, serta Jambi. Mereka menjual satu dus berisi 48 botol miras dengan harga Rp500 ribu.

“Kalau bahan-bahan meraciknya itu dari Jakarta. Bukan saya yang pesan tapi bos. Saya hanya tahu mengambil barangnya yang dikirim melalui ekspedisi saja,” ujarnya.

Sementara tersangka Erwan mengaku hanya diajak oleh tersangka Redi untuk bekerja di Palembang. “Awalnya tidak tahu kalau diajak kerja ini. Saya tertarik karena digaji Rp1,2 juta per bulan,” ujarnya. Korankito.com/adi/depe

AN