Ketua KPU Ingatkan Anggota PPK Yang Malas Akan Diganti

Ke-40 orang Panitia Pelaksana Kecamatan (PPK) dari delapan kecamatan di Kota Lubuklinggau yang resmi dilantik oleh Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri di Hotel Burza, Jumat (03/11). Foto/dhia
Lubuklinggau – Sebanyak 40 orang Panitia Pelaksana Kecamatan (PPK) dari delapan kecamatan dalam Kota Lubuklinggau resmi dilantik oleh Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri di Hotel Burza, Jumat (03/11).
Berita Sejenis
1 daripada 9
Hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Walikota Lubuklinggau, Sulaiman Kohar, Ketua DPRD Rodi Wijaya, Waka DPRD Suyitno, Sekretaris Panwas Hendri Almawijaya, Danramil Kota, Kapten Rozali serta sejumlah pengurus parpol dan komisioner KPU Kota Lubuklinggau.
Wakil Walikota, Sulaiman Kohar menjelaskan, Pemerintah Kota Lubuklinggau juga mengapresiasi kepada pihak KPU yang telah menjalankan tahapan pilkada.
“Kami memberikan apresiasi dan penghargaan setingginya kepada KPU yang telah berhasil menjalankan tahapan pemilu yakni sudah menjaring PPK sebanyak 40 orang dan telah dilantik” ungkapnya.
Wawako juga berharap PPK yang telah dilantik dapat bekerja dengan baik sesuai ketetapan aturan. “Insya Allah apabila niat kita sama, maka pelaksanaan pemilu ini akan berjalan dengan lancar,” katanya.
Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri mengajak seluruh masyarakat menyongsong pemilihan gubernur dan wakil gubernur, walikota dan wakil walikota 2018 mendatang.
“Mari sama-sama niatkan dan cita-citakan supaya melalui pemilihan ini melahirkan pemimpin Kota Lubuklinggau yang takut kepada Allah, dan menjadi sarana mencari untuk memilih pemimpin adil dan mengajak kita ke alam kesejahteraan,” beber Efriadi.
Dia juga mengharapkan kepada 40 anggota PPK yang telah diambil sumpah dapat memenuhi tanggung jawab pekerjaan sesuai dengan aturan yang telah di tetapkan. Karena sumpah pelantikan bukan hanya tanggung jawab kepada manusia, juga kepada tuhan Yang Maha Esa.
“Kita juga akan lakukan inovasi, selama ini PPK bisa santai dan seenaknya saja. Kali ini tidak, kita akan terapkan absensi, kita akan evaluasi tidak terkecuali. Karena  tugas kita sangat berat, kalau hanya untuk main-main akan kita gantikan. Camkan itu,” pungkasnya. Korankito.com/dhia/ria
AN