Diduga Curi Ponsel, Dua Pengamen Diamankan

Dua pengamen yang diduga mencuri handphone milik pengunjung di taman Monumen Ampera (Monpera), Kecamatan IB I Palembang. Foto/cr2

Palembang- Dua pengamen yang sering bernyanyi di kawasan Monpera, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang yakni Eko Prasetio (18) bersama Budi Sentosa (19) harus berurusan dengan pihak Kepolisian Polresta Palembang.

Keduanya diduga sudah mencuri ponsel milik Desi Lestari (31) warga Tangga Buntung Palembang. Sehingga, mereka pun digelandang petugas Satlantas Polresta Palembang ke Mapolresta Palembang, Kamis (2/10) sekitar pukul 15.00.

Berita Sejenis

‘Panen’ Buah Sawit di Sepanjang Jalan…

DPO Curas Diciduk Saat Tidur

Arena Dadu Kuncang Digerebek Polisi

1 daripada 42

Saat ditemuin diruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Eko membantah dirinya yang mengambil ponsel milik korbannya.  “ Kami tidak tahu Pak, kami tidak mengambil ponsel dia,” kata Eko saat dimintai keterangan.

Ia menyebutkan, dirinya bersama Budi sedang mengamen di dekat korban. “Awalnya aku lagi ngamen, kemudian aku manggil Budi untuk minta duit ke dia (Desi), Budi ini tidak ikut mengamen Pak, terus ada kawan Budi juga yang datang ikut” ujarnya.

Usai mengamen dan hendak pindah ke tempat yang lain, korban berteriak ponselnya hilang. “Nah ibu itu langsung teriak-teriak Pak, kalau dia kehilangan ponsel, saat itu kawan yang mengikuti Budi tadi juga lari,” terangnya.

Merasa tidak mencuri barang milik korban. Ia pun ikut mencari ponsel yang hilang tersebut. “Sumpah, bukan saya yang ambil. Kami tidak tahu, dan tidak ikut-ikutan nian. Tapi, kami tau sama orang yang mengambilnya,” tambahnya.

Sementara Desi Lestari saat ditemui usai membuat laporan di SPKT Polretsa Palembang mengatakan, kejadian yang dialaminya terjadi sekitar pukul 13.45 di taman Monumen Ampera (Monpera), Kecamatan IB I Palembang.

Dimana saat itu, dirinya bersama sang suami dan kedua anaknya baru selesai berbelanja. Merasa lelah ia pun memtuskan unutk beristrahat sejenak di taman Mopera tersebut, tanpa disadarinya HP-nya pun telah raib. “Ponsel saya letakkan diatas kantong plastik dekat saya Pak,” katanya.

Diakuinya, saat itu dirinya sedang mengurus anaknya yang didekati pengamen. “ Awalnya ada satu pengamen yang datang, kemudian dia memanggil kawannya lagi pak,” ujarnya.

Ketiganya pengamen tersebut terus mengamen. Kemudian, selepas satu orang pengamen pergi, ia baru menyadari ponselnya sudah hilang. “Setelah saya berteriak, baru mereka berdua pura-pura cari ponsel saya, memang tidak seberapa. Tapi besok, saya harus ke Batam dan nomor boking tiket ada di sana,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi winara melalui KA SPK Ipda Bambang mengatakan, mendapatkan adanya laporan pencurian pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadain Perkara (TKP) dan melakukukan olah TKP.

“ Korban sudah membuat laporan, dan dua didug apelaku sudah kita amankan dan saat ini sedang dalam pemeriksaan petugas,” singkatnya. Korankito.com/CR2/Depe

AN