Larikan Ponsel Teman, Rudi Menginap di Hotel Prodeo

Tersangka Rudi Hartono ketika ditangkap dan barang buktinya. Foto/waluyo

Banyuasin- Rudi Hartono (24), harus menginap di hotel prodeo Mapolsek Betung. Sebab, ia membawa kabur ponsel milik temannya Agin Dio, warga Jalan Bima Sakti, Kelurahan Betung, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin.

Rudi diringkus Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Betung dikediamannya yang berada tak jauh dari rumah korban, Rabu (1/11) sekitar pukul 01.00 dini hari.

Berita Sejenis

‘Panen’ Buah Sawit di Sepanjang Jalan…

DPO Curas Diciduk Saat Tidur

Arena Dadu Kuncang Digerebek Polisi

1 daripada 42

Berdasarkan data yang dihimpun dari petugas kepolisian, kejadiannya berawal saat Agin bersama Hari Kristyono dan Sandi Mahesa sedang menongkrong di rental playstation di Jalan Mawar Probolinggo, Selasa (31/1) malam.

Tak lama, datang pelaku Rudi yang mengendarai sepeda motor matic merek Yamaha Mio J dan menghampiri korban untuk meminjam ponselnya. Merasa kenal, Agin memberikan ponsel Oppo kesayangannya tersebut.

Ketika korban lengah, pelaku langsung membawa kabur ponsel tersebut. Mendapati ponselnya sudah berpindah tangan, Agin bersama kedua temannya melakukan pengejaran. Akan tetapi, usahanya tersebut tidak membuahkan hasil.

Agin pun menghubungi petugas kepolisian Polsek Betung. Bersama anggota Reskrim, korban kembali melakukan pencarian terhadap tersangka, hingga akhirnya berhasil ditemukan dan diringkus saat menongkrong di Taman Kota Betung.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem melalui Kasubag Humas AKP Eri Yusdi didamping Paur Humas Bripka Riduan membenarkan pihaknya telah mengamankan satu orang diduga tersangka kasus curat dan penggelapan.

“Menindaklanjuti laporan korban, anggota Reskrim Polsek Betung langsung melakukan pencarian dan berhasil mengamankanya. Saat ini sudah kita amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya saat dimintai konfirmasi, Kamis (2/11) siang.

Dirinya menyebutkan, selain tersangka turut juga diamankan barang bukti berupa ponsel Oppo milik korban dan sepeda moto Yamaha Mio J nopol BG 4401 SR yang digunakan pelaku ketika melancarkan aksinya.

“Tersangka akan diterapkan Pasal 363 KUHP dan Pasal 372 KUHP dengan ancaman kurungan penjara diatas lima tahun. Selanjutnya, akan kita lakukan pengembangan karena diduga masih ada korban-korban yang lain,” pungkasnya. Korankito.com/waluyo/depe

AN