Ratusan Peserta Antusias Ikuti Kenduri E-UKM di Palembang

Head of Retail Education Division, Kenduri E-UKM Mohamad Rosihan. Foto/ist
Palembang – Sedikitnya 200 peserta dari berbagai kalangan dan komunitas UMKM, tampak antusias mengikuti kegiatan Kenduri E-UKM yang digelar oleh Asosisasi E-Commerce Indonesia (idEA), di Hotel Santika Palembang, Rabu (01/11).
Dijelaskan Mohamad Rosihan, selaku Head of Retail Education Division, Kenduri E-UKM sendiri bertujuan mempercepat pertumbuhan e-commerce di Indonesia melalui stimulus dan pembekalan kepada pelaku UMKM. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu memanfaatkan teknologi dan kanal digital sampai marketplace secara maksimal.
“idEA merupakan tempat bergabungnya para pelaku usaha online. Pelaku usaha diharapkan mampu memanfaatkan sosmed untuk mendukung pemasaran produk atau jasa. Berjualan online pasarnya sangat besar, transaksi per bulan pun sangat luar biasa,” jelas Rosihan, Rabu (01/11)
Lebih lanjut Rosihan menjelaskan, para pelaku UMKM dapat memanfaatkan e-comerce lokal jika produk yang dipasarkan tidak dapat dikirimkan karena pertimbangan jenis produk, seperti makanan yang mengandung air dan tidak tahan lama.
“Manfaatkan semua pelayan lokal untuk mendukung pemasaran produk yang ada. Saat ini total pengiriman ada 16 juta paket per bulan dari 304 e-comerce yang terdaftar. Melalui e-comerce kita bisa dapat produk lebih murah,” ucap Rosihan.
Ketatnya persaingan peoduk online saat ini, imbuh Rosihan, justru akan menguntungkan konsumen. Baik dari sisi harga yang cenderung beradu murah, hingga penyediaan fasilitas lainnya seperti bebas ongkos kirim, poin undian dalam setiap transaksi dan yang lainnya.
“Jika pasar online sudah semakin berkembang, akan mempermudah dalam upaya meningkatkan transaksi. Saat ini baru sekitar 2 persen transaksi e-comerce dari total transaksi perdagangan. Padahal di negara China, sudah mencapai 13 persen,” urainya. korankito.com/ejak
AN