Tak Beri Uang, Sopir Angkot Dibacok Pemalak

Tersangka Rizal saat berada di ruang SPKT Polresta Palembang. Foto/cr2

Palembang- Diansyah (30), sopir angkot jurusan Kertapati-Ampera harus mengalami luka sabetan senjata tajam dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang  BARI usai dibacok pemalak.

Diduga hal itu terjadi, dikarenakan korban menolak memberikan sejumlah uang kepada pemalak yang berada di Jalan Tengkuruk, Pasar 16 Ilir Permai, Kecamatan IT I Palembang.

Berita Sejenis

Pasal Adik Berkelahi, Hendra Dibacok Tetangga

Meta Tewas Ditusuk Lima Liang

1 daripada 2

Belum sempat kabur, M Rizal (34) pelaku pembacokan diringkus petugas kepolisian dan dibawa ke ruang Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang untuk mempertanggungjawabkan ulahnya.

Kakak ipar korban Antoni (40) warga Jalan Beliti, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan IT I Palembang ini akhirnya membuat laporan di Mapolresta Palembang.

Antoni mengatakan tak mengetahui secara pasti kejadian yang menimpa adiknya. Hanya saja ia mendapatkan kabar, bahwa korban sedang dirawat di rumah sakit.

“Pas saya datang ke rumah sakit, benar pak. Ternyata adik ipar saya sudah dibacok, hingga mengalami luka bacok di kepala, telinga sebelah kiri dan tangan sebelah kiri,” katanya memberikan penjelasan kepada petugas kepolisian.

Ditemui di ruang piket Unit Pidana Umum Satreskrim Polresta Palembang Rizal mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena geram melihat tingkah korban.

“Saya kesal dengan dia (korban), ketiak saya meminta uang dengan baik-baik dia malah membentak. Dan saya langsung naik darah dan membacoknya,” kata Rizal seraya tertunduk malu.

Ketika ditanya sajam yang digunakanya untuk melukai korban dari mana, ia mengatakan sajam itu sengaja dibawa dari rumah. “Memang dibawa dari rumah untuk jaga-jaga,” singkat warga Lorong Pintu Besi, Kertapati, Palembang ini.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindaklanjuti. “laporan korban sudah kita terima, berikut satu orang tersangka. Saat ini masih dalam pemeriksaan,” ungkapnya. Korankito.com/CR2/depe

AN