SFC Terpuruk, Teja: Tugas Kami Kembalikan SFC Menjadi Juara

Kiper Sriwijaya FC Teja Paku Alam. Foto/net

Palembang – Sriwijaya FC saat ini harus terdampar di papan bawah klasemen. Hal itu tentu merupakan catatan buruk Laskar Wong Kito. Terlebih, dalam 32 pertandingan, gawang Teja Paku Alam harus kebobolan sebanyak 46 gol.

Teja mengungkapkan, salah satu faktor penyebab terpuruknya Sriwijaya FC pada musim ini salah satunya disebabkan adanya penambahan penghuni baru sehingga jalinan komunikasi bertanding di lapangan hijau belum terbangun dengan baik.

Berita Sejenis
1 daripada 188

“Saya akui tahun ini berbeda dengan tahun 2016 lalu. Rotasi dan cidera pemain sebenarnya tidak menjadi masalah. hanya sering terjadi miskomunikasi. Ini masa yang memang harus saya lewati. Intinya saya akan terus berusaha menampilkan yang terbaik kedepannya,” ujar Teja, Selasa (31/10).

Bobroknya pertahanan Sriwijaya FC sudah seharusnya menjadi tamparan keras bagi para pemain. Untuk itu, di musim depan Teja dan pemain lainnya bertekad mengembalikan auraSriwijaya FC sebagai juara.

“Keterpurukan ini memang sangat berat bagi tim tapi yang terpenting sekarang tugas kami adalah berusaha untuk mengembalikan SFC ke tempat semula,” tegasnya.

Lima tahun menjadi bagian dari Sriwijaya FC memang membuat jebolan SFC U21 mengaku belum berniat untuk meninggalkan Klub yang telah membesarkan namanya itu. Baginya, Sriwijaya FC telah menjadi tempat persinggahan keduanya.

“SFC merupakan rumah kedua saya, saya nyaman disini. Sekarang saya hanya fokus untuk SFC, fokus berlatih dan membela klub ini,” pungkasnya. korankito.com/nisa/die

AN