Peserta Upacara SMKN 6 Gunakan Pakaian Adat

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Palembang melaksanakan upacara hari Senin (30/10) menggunakan pakaian adat. Upacara menggunakan pakaian adat ini merupakan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.
FOTO:KORKIT/EJAK

Palembang – Sebagai salah satu bentuk penanaman rasa cinta tanah air dan nasionalisme dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober, tenaga pendidik dan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Palembang melaksanakan upacara hari Senin (30/10) menggunakan pakaian adat.

Nampak suasana berbeda kali ini pada pelaksanaan upacara penaikan bendera di SMKN 6 Palembang, dimana para peserta didik dan tenaga pendidiknya menggunakan pakaian adat dari Sabang hingga Merauke dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda,

Berita Sejenis

Kisah Anak Putus Sekolah Karena Biaya!

Lakukan Edukasi Kamtibmas Di Sekolah-Sekolah

Buwas: Narkoba Jadi Ancaman Serius

1 daripada 6

Kepala SMKN 6 Palembang Bambang Riadi mengatakan, pihaknya sengaja mengintruksikan siswa untuk memakai pakaian adat dalam upacara kali ini guna menanamkan rasa nasinalisme kepada anak didiknya. “Kita masih memperingati momen hari Sumpah Pemuda. Makanya kita buat beda dari upacara biasanya,” ujarnya yang mengenakan pakaian adat khas NTB.

Diakuinya, pihak sekolah juga tidak menentukan mau memakai baju adat dari daerah mana, namun siswa harus menunjukkan kearifan lokal melalui kostum yang dikenakan. Maka itu usai upacara para siswa ini melakukan parade di lapangan sekolah.

“Mungkin beberapa dari kita ada yang sebagian lupa tentang baju daerah dan filosofinya. Kita ingin dalam kesempatan ini bisa mengingat kembali adat budaya kita terutama kepada siswa,” jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan, saat ini jumlah siswa di SMKN 6 Palembang berjumlah 1.234 orang dari empat program keahlian. “Sesuai dengan kurikulum yang baru, PK kecantikan kulit dan rambut kita gabung, kalau dulu pisah. Selain itu ada juga PK Jasa Boga, Perhotelan dan Tata Busana,” pungkasnya. korankito.com/ejak

AN