Pertamina ‘Diobok-obok’ Pencuri, 362 Pipa Berhasil Diamankan

AMANKAN – Petugas gabungan dari personil Polres Muara Enim, Polsek Penukal Abab, Security Adera Field dan pasukan (BKO) Koramil Pendopo mengamankan 362 batang pipa berbagai ukuran yang diduga hasil curian dari PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field. FOTO:KORKIT/CR2

Pali – Berkat kesiagaan patroli petugas, 362 batang pipa hasil curian berhasil diamankan. Ini adalah hasil kerja jajaran Polsek Penukal Abab, bekerjasama dengan keamanan PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field dan dibantu oleh Bawah Kendali Operasi (BKO) Koramil Talang Ubi.

Barang bukti tersebut didapat dari penggrebekan yang dilakukan petugas gabungan, yang terdiri dari personel Polres Muara Enim, Polsek Penukal Abab, Security Adera Field dan pasukan (BKO) Koramil Pendopo.

Berita Sejenis

‘Panen’ Buah Sawit di Sepanjang Jalan…

DPO Curas Diciduk Saat Tidur

Arena Dadu Kuncang Digerebek Polisi

1 daripada 43

Penggrebekan tersebut berawal dari pengintaian petugas semenjak beberapa bulan lalu, yang merujuk ke sebuah rumah atas nama pemilik RH, Warga Desa Purun Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. Di sana, petugas menemukan lima titik penyimpanan pipa berbagai ukuran yang diduga hasil curian dari aset Adera Field.

“Kita dapat informasi bahwa ada mobil truk yang akan membawa pipa, di kediaman RH di Desa Purun. Saat kita datang memang mobil masih ada dan kita lakukan penggeledahan, didapat banyak pipa yang identik dengan milik perusahaan yang sering hilang dicuri. Baik di truk itu, maupun di sekitar rumahnya,” ujar Maulana, Security Adera Field.

Dari penggrebekan tersebut, selain diamankan sebanyak 362 batang pipa berbagai ukuran (paling panjang 3 meter) dan dua valve, ikut disita mobil truk nopol BG 8279 IA bermuatan pipa. Juga satu sepeda motor merk Jupiter MX tanpa nopol, yang dikendarai CC, yang kebetulan pada saat penggrebekan akan menjual sebatang pipa pada Rudi.

“Pemilik rumah, saat penggrebekan sedang tidak ada di tempat. Hanya ada istrinya, namun terkait status yang bersangkutan kita belum tahu. Tergantung nanti ditetapkan sebagai apa, oleh pihak kepolisian,” cetus Maulana.

Tambah Maulana, selama ini memang sudah sangat sering terjadi pencurian pipa milik Adera Field. Biasanya yang digesek adalah pipa berukuran kurang dari 3 inchi yang merupakan pipa penyalur (flowline) dari sumur ke Stasiun Pengumpul (SP), dan pipa lebih dari 3 inchi (trunk line) dari SP ke SP. Beberapa saat usai dipasang Police Line, kini barang bukti tersebut sudah diamankan ke Mapolres Muara Enim, untuk pengembangan sesuai proses hukum.

Sementara itu, menurut Legal and Relation PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field, Sutijak, pihaknya akhir-akhir ini memang mengintensifkan patroli dan pengamanan objek vital nasional, berupa aset perusahaan plat merah tersebut.

“Sebab, kian sering adanya gangguan yang dialami oleh PT Pertamina EP Adera Field baik berupa pencurian, maupun sabotase pipa migas, yang mengakibatkan pencemaran limbah dan mengganggu operasional perusahaan,” ujarnya.

Sedangkan kerugian material yang diderita negara dari pencurian tersebut, tambah Sutijak, diprediksi mencapai Rp1,6 Miliar. Korankito.com/CR1/depe

AN