Dagang Ineks di OT, Akhirnya Diringkus Polisi

Tersangka Yanto (41) saat ditangkap. Foto/dhia

Lubuklinggau- Perjalanan Yanto (41), dalam menjalankan bisnis haram mengedarkan narkoba jenis pil ekstasi atau ineks berakhir sudah, setelah ia diringkus Satres Narkoba Polres Lubuklinggau.

Tersangka diringkus saat bertransaksi dengan pembelinya di sekitar rumah istri mudanya di kawasan Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Minggu (29/10) pagi.

Berita Sejenis
1 daripada 69

Dari tangannya petugas berhasil mengamankan barang bukti  20 butir pil ekstasi warna hijau, satu buah jam dinding merek maspion warna kuning emas, dan satu unit ponsel Samsung lipat warna hitam.

Kepada awak media, Yanto mengaku telah menjalankan bisnis haram tersebut sejak tiga bulan terakhir. Ineks tersebut dijualnya di tempat-tempat pesta atau acara hiburan orgen tunggal di daerah Muara Lakitan dan Sanga Desa.

“Saya jualan satu minggu sekali, kalau ada pesta saja. Belinya di dusun, seharga Rp170 perbutir dan dijual seharga Rp200 ribu, kadang juga lebih. Satu butirnya bisa untung Rp50 ribu,” jelasnya saat gelar perkara, Selasa (31/10) siang.

Yanto mengungkapkan untuk memasarkan pil ekstasi itu‎ tidaklah sulit. Setiap ia datang membawa ineks, sudah ada pelanggan tetapnya. Bahkan mereka kerap melakukan transaksi dibelakang rumah atau disela-sela kursi saat pesta hajatan digelar.

‎”Jualannya sembunyi diantara kursi, ada barang mereka  datang beli.  Hasil penjualan saya gunakan untuk nyumbang ketika ada lelang, jadi saya tidak keluar uang lagi untuk bayar lelang. Karena dulu saya pernah narik juga,” katanya.

Sementara Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kasatnarkoba, AKP Fauzie menyampaikan penangkapan Yanto bermula saat anggota Mapolres Lubuklinggau mendapat kabar Yanto kerap transaksi narkoba di rumah istri mudanya.

“Atas laporan itu, petugas kita melakukan undercover buy dan didapatlah Yanto sedang dirumah istri mudanya. Kemudian diamankan petugas langsung menggeledah rumahnya dan menemukan barang bukti di belakang jam dinding rumahnya,” katanya.

Usai diamankan langsung digelandang ke Mapolres Lubuklinggau, sementara satu temannya tempat membeli pil tersebut sudah dikantongi identitasnya dan sekarang sedang dalam pengejaran petugas dilapangan. Korankito.com/dhia/depe

AN