Dituduh Gelapkan Mobil, Kadir Polisikan Pihak Leasing

Abdul Kadir didampingi kuasa hukumnya Amin Tras saat membuat laporan di SPKT Polresta Palembang. Foto/cr2

Palembang- Tak terima telah dilaporkan ke pihak berwajib, Abdul Kadir alias Kadir (46) warga Jalan Ultra, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, mendatangi Mapolresta Palembang, Selasa (31/10) sekitar pukul 08.00.

Kedatangan Kadir ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, untuk melaporkan MT karyawan PT Otto Finance ke pihak berwajib atas tuduhan pencemaran nama baik.

Berita Sejenis

Arisan ‘Online’ Kembali Makan Korban

Melawan, Sumito Ditembak Kawanan Perampok

Mahasiswa Sekap dan Perkosa Pelajar SMA

1 daripada 13

Kepada petugas kepolisian, korban menceritakan kejadian yang dialami berawal ketika temanya Dewi menitipkan satu unit mobil Toyota Yaris ke rumahnya, Rabu (4/10) siang.

“Dia (Dewi) datang ke rumah saya, menitipkan mobil beserta kunci kontaknya. Dia bilang di rumahnya tidak ada tempat lagi, makanya memilih menitipkan di rumah saya,” ujar korban dihadapan petugas kepolisian.

Kadir mengatakan, betapa terkejutnya ia mendapatkan kabar dari istrinya yang mengatakan bahwa ada pihak kepolisian yang mendatangi rumahnya, Selasa (24/10) siang, untuk melakukan penangkapan.

“Waktu polisi datang, saya sedang berada di daerah Sekayu dan ketika pulang istri memberikan kabar, kalau ada anggota polisi yang grebek rumah dan hendak menangkapnya,” ucap Kadir.

Merasa tak bersalah, ia pun mendatangi Kantor PT Otto Finance untuk menanyakan perihal penggerebekan di rumahnya. “Saya datang ke sana, dan diantar ke Polresta. Lalu diperiksa oleh pihak kepolisian,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian di ruang Pidana Khusus (Pidsus) Polresta Palembang, Jum’at (27/10) siang, lanjut Kadir, ia dinyatakan tidak bersalah.

“Tangkap saja dia (terlapor). Dia sudah bilang kalau saya penjahat, didepan anak, ketua RT dan polisi,” tutur Kadir.

Kadir menambahkan, ia tidak mengetahui apabila mobil milik temannya itu sudah menunggak selama tujuh bulan. “Saya benar-benar tidak tahu, kalau menunggak dan selama di rumah saya tidak pernah digunakan,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera dilakukan pemeriksaan oleh anggotanya.

“Korban sudah membuat laporan dengan kita, akan kita lakukan pemeriksaan terhadap korban beserta beberapa saksi,” tutup Kasat. Korankito.com/CR2/Depe

AN