Dihipnotis Penumpang, Motor Tukang Ojek Raib

LAPOR – Korban hipnotis Jasmin (48) yang bekerja sebagai tukang ojek mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang melaporkan kehilangan motor Honda Astrea C 100 dengan Nomor Polisi BG 3619 PW yang dilarikan penumpangnya, Senin (30/10).
FOTO:KORKIT/CR2

Palembang-Jasmin (48) warga Jalan Setunggal, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, kehilangan sepeda motor kesayangannya Honda Astrea C100 nopol BG 3619 PW. Tukang ojek ini dikelabui setelah dihipnotis penumpangnya sendiri.

Tak terima dengan kejadian yang telah dialaminya, Jasmin pun mendatangi ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang guna untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya, Minggu (29/10) sekitar pukul 22.00 WIB.

Berita Sejenis
1 daripada 64

Kepada petugas piket SPKT Polresta Palembang, korban mengatakan kejadiannya berawal ketika ia sedang mangkal di simpang Jalan Abi Hasan, Kecamatan Kemuning, Palembang, Minggu (29/10) sekitar pukul 18.00 WIB.

Tak lama kemudian, datang seorang penumpang lelaki yang belum diketahui identitasnya minta diantarkan ke lorong yang berada di samping gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan SU I Palembang.

“Pelaku kira-kira umurnya 25 tahun, dia minta diantarkan ke rumah orangtuanya di samping gedung DPRD Kota Palembang,” ungkap pria yang keseharian sebagai tukang ojek pengkolan ketika memberikan keterangan kepada petugas.

Setibanya di tempat tujuan, lanjut Jasmin, ia mengatakan pelaku minta ditunggu sebentar dan pergi ke dalam gang untuk menemui ibunya, “Tidak lama dia datang lagi pak, dan bilang kalau ibunya sedang tidak ada di rumah,” katanya.

Korban mengatakan, sembari menunggu ibu terlapor pulang ke rumah, pelaku meminjam sepeda motornya untuk membeli rokok. “Saya serasa seperti terhipnotis pak, dengan begitu mudahnya langsung meminjamkan sepeda motor kepada dia,” katanya.

Sampai korban membuat laporan di SPKT Polresta Palembang, motornya tak kunjung dikembalikan pelaku. ” Saya harap pelakunya dapat tertangkap pak, dan sepeda motor saya kembali. Karena itu sepeda motor saya satu-satunya untuk mencari uang,”   terangnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan dugaan Hipnotis. ” Laporannya sudah kita terima dan secepatnya akan kita tindak lanjuti,” singkatnya. Korankito.com/CR2/depe.

AN