BUMN Ajak Mahasiswa Membangun Ekonomi Nasional 

Pejabat Eselon I Kementerian BUMN dan Direktur Utama BUMN serta Rektor Unsri saat simbolis penanaman pohon di lahan Unsri. Foto/ejak
Palembang – Perusahaan Terbatas (PT) Bukit Asam (Persero) Tbk dan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan membangun perekonomian negara. Kementerian BUMN menilai bahwa perlunya penanaman kesadaran pembangunan ekonomi nasional sejak dini, maka dari itu mereka mensosialisasikannya kepada segenap mahasiswa yang ada di Indonesia. Dan saat ini PT Bukit Asam dan PT Semen Baturaja mensosialisakan hal tersebut di Universitas Sriwijaya (Unsri) dengan tajuk ”BUMN Hadir di Kampus” pada Sabtu (28/10).
Berita Sejenis
1 daripada 23
Plh Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam Nicko Albert mengatakan, guna memberikan pemahaman kepada civitas akademika tentang kondisi perekonomian nasional, maka pihaknya bekerjasama dengan PT Semen Baturaja untuk mengedukasi mahasiswa. “Kita mensinergi lkan antara BUMN dengan perguruan tinggi yang memiliki sumber daya yang profesional termasuk salah satunya Unsri,” jelasnya seusai acara di Graha Unsri Bukit Palembang, Sabtu (28/10).
Dalam kegiatan BUMN Hadir di Kampus ini, lanjutnya, banyak pihak yang terlibat, diantaranya Pejabat Eselon I Kementerian BUMN dan Direktur Utama BUMN juga terjun langsung ke kampus-kampus di Indonesia dalam waktu bersamaan untuk berdiskusi dengan para civitas akademika. “Kita libatkan 1.000 orang baik dari mahasiswa maupun dosen yang terlibat dalam kegiatan ini,” terangnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari Program BUMN Hadir di Kampus yang dicanangkan oleh Kementerian BUMN dan dilaksanakan serentak di 28 perguruan tinggi se-Indonesia oleh lebih dari 50 BUMN pada Sabtu, 28 Oktober 2017.
Selain itu, ia menambahkan, pada kesempatan yang sama pihaknya juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Kebangsaan dan penanaman pohon oleh Rektor Unsri dan Pimpinan BUMN. “Kita juga melakukan diskusi ilmiah dan kuliah umum bersama mahasiswa dan dosen Unsri,” terangnya.
Sementara kuliah umum dan diskusi ilmiah sendiri diisi oleh Direktur Utama BUMN dan Guru Besar dari Universitas Sriwijaya. korankito.com/Ejak
AN