Kecanduan Judi Online, Yudha Bobol Ruko

Yudha salah satu tersangka bobol ruko berlantai 3, saat gelar perkara di Mapolsek Sako, Jumat (27/10). Foto/adi

Palembang- Berdalih ketagihan main judi online jenis poker, Yudha (19) nekat membobol ruko berlantai III milik PT Andalan Dua Satu Ekspres di Jalan Musi Raya Timur, Kelurahan Sialang Kecamatan Sako.

Akibat perbuatannya itu, Yudha warga Jalan Rokan Raya, Kelurahan Lebong Gajah, Kecamatan Sematang Borang, terpaksa mendekam di sel tahanan setelah diringkus di kediamannya oleh Unit Reskrim Polsek Sako Palembang.

Berita Sejenis

DPO Curas Diciduk Saat Tidur

Arena Dadu Kuncang Digerebek Polisi

1 daripada 41

“Saya ketagihan bermain poker online pak. Waktu itu, sedang tidak ada uang untuk bermain lagi, jadi kepikiran untuk maling,” katanya saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolsek Sako Palembang, Jum’at (27/10) siang.

Remaja yang badannya penuh tato ini mengatakan, aksi pencurian dilakukan 30 September 2017 sekitar pukul 20.00. Dimana ketika itu, ia bersama kedua temannya A dan R usai bermain warnet di sekitar lokasi.

Kemudian, ia mengajak kedua temannya untuk melakukan aksi pencurian. Dirinya pun langsung masuk ke dalam ruko dengan cara memanjat ke lantai III mengunakan tangga dan mencongkel pintu menggunakan obeng.

“Waktu itu, kami baru pulang dari main warnet pak. Saya ajak mereka berdua pak untuk mencuri, saya yang masuk dalam ruko itu sedangkan mereka bertugas menunggu di luar, melihat situasi sekitar,” katanya.

Dari dalam ruko tersebut, lanjutnya, ia mendapatkan lima unit ponsel, uang Rp25 ribu dan satu buah powerbank. “Kami jual pak, dan uangnya dibagi bertiga. Sudah habis untuk hura-huraa dan main poker,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Sako Palembang Kompol Ahmad Firdaus didampingi Kanit Reskrim Iptu Yahya Roni mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan, pihaknya berhasil mengamakan satu tersangka pembobol ruko.

Ditambahkannya, karena pelaku melarikan diri saat ditangkap. Pihaknya terpaksa memberikan tindakan tegas. “Untuk tersangka akan kami kenakan pasal 363 KUHP, sementara dua rekannya karena masih dibawah umur dilakukan pemeriksaan terpisah,” pungkasnya. Korankito.com/adi/depe

AN