Tinjau Venue Sepatu Roda, Felix: Hanya Perlu Sedikit Perbaikan

Foto/nisa

Palembang – Sekjen PB Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Persorosi), Felix Wanggay di dampingi tim panitia pnyelenggara Asian Games, INASGOC melakukan kunjungan ke venue sepatu roda di Kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Selasa (24/10).

Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan pelaksanaan test event sepatu roda dan juga perhelatan Asian Games 2018 mendatang. Dimana saat ini, dua nomor cabang olahraga (cabor) yakni sepatu roda dan skateboard secara resmi sudah dialihkan di Sumsel.

Berita Sejenis
1 daripada 17

Felix Wanggay mengatakan, dalam kunjungan ini pihaknya hanya meninjau beberapa persoalan baik sarana dan prasarana yang ada di venue sepatu roda. Jika ada kerusakan atau prasaranan yang kurang memadai tentu akan segera dilakukan perbaikan demi menyukseskan hajatan besar Asian Games 2018.

“Saat ini, kita baru membuat skenario pelaksanaan. Untuk memastikan desain dan penyusunan anggaran, dilakukan selama 1-2 minggu. Jika semua itu selesai, kita akan melakukan perbaikan seperti desain dan juga peralatan sehingga tiga bulan kedepan venue ini sudah siap digunakan baik untuk pelatihan dan juga untuk test event yang tujuannya agar atlet bisa beradaptasi dengan track maupun kondisi yang ada di Jakabaring ini. Venue hanya perlu dilakukan sedikit perbaikan,” kata Felix.

Mengenai desain, lanjut Felix, untuk skateboard sendiri memang terbilang sangat rumit. Dimana desainnya sendiri dengan menggunakan sistem knockdown. Perlu diketahui, knockdown merupakan pemasangan papan skateboard non permanen.

“Untuk venue skateboard sesuai dengan desain yang telah ada. Kita akan menggunakan sistem knockdown yang nantinya akan kita letakkan di tengah lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk pembenahan venue ini sendiri akan dilakukan tiga tahap pembenahan. Salah satunya yaitu track, tribun, ruang pendukung untuk atlet, medical dan juga ruang media.

“Untuk venue akan dilakukan perbaikan lebih ke pengaspalan track yang bertaraf internasional. Kemudian tribun VVIP dan penonton kita lakukan penambahan penataan, dan terakhir fasilitas sarana pendukung seperti ruang atlet, medical office dan juga media centre,” pungkasnya. korankito.com/nisa/die

AN