167 SMAN Bakal Terima Bantuan Laboratorium dan Komputer

Sejumlah siswa SMA di Palembang tengah melakukan UNBK, beberapa waktu lalu. Foto/Eja

 

Penerima bantuan belum tahu kalau sekolahnya mendapat bantuan

 

Palembang – KORKIT

Berita Sejenis
1 daripada 4.025

Sebanyak 167 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Sumatera Selatan (Sumsel) bakal menerima bantuan pembangunan laboratorium komputer dan ratusan unit komputer beserta server dan perlengkapan jaringannya.

 

Sebagai salah satu upaya mewujudkan 100 persen Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 2018 mendatang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberikan bantuan 40 ribu unit komputer ke sekolah-sekolah di Seluruh Indonesia. Tak hanya itu, bahkan sejumlah dana dari Dana Alokasi Khusus pun digelontorkan pemerintah untuk mewujudkan hal tersebut.

 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel Widodo menerangkan, yang menilai sekolah mana yang berhak menerima bantuan tersebut langsung dari Kemdikbud melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan pengajuan dari sekolah tersebut.

 

Dari data dan pengajuan tersebut, ada 36 sekolah yang diberi bantuan pengadaan laboratorium komputer dengan dana Rp199 juta per sekolah. Kemudian ada 10 sekolah yang menerima 21 unit komputer, server dan perangkat jaringan.

 

Dan terakhir ada 121 sekolah yang menerima media pembelajar (komputer) dari DAK senilai Rp100 juta per sekolahnya. “Semua langsung dinilai oleh pusat dan langsung diberikan ke sekolah. Disdik sifatnya hanya mendampingi dan mengawasi saja,” ungkap Widodo, Selasa (24/10).

 

Sementara itu, salah satu sekolah penerima bantuan komputer saat dihubungi Koran Kito mengaku, pihaknya belum menerima bantuan tersebut. “Saya tidak tahu kalau sekolah saya menerima bantuan tersebut. Sebab belum ada pemberitahuan dan serah terima barang,” ujar Kepala SMAN 1 Palembang Nasrul Bani.

 

Senada, Kepala SMAN 5 Palembang Sumin Ichsan menambahkan, pihaknya juga belum mengetahui kalau sekolahnya mendapat bantuan pengadaan laboratorium komputer. “Alhamdulillah kalau memang dapat. Saya baru tahu kalau sekolah saya dapat bantuan. Yang jelas kita lahannya memang sudah ada, tinggal dibangun saja,” pungkasnya. (korankito.com/ejak)

 

AN