Sukses Gelar Festival Gendang Melayu Nusantara 

Foto/dhia
Lubuklinggau – Penyelenggaraan Festival Gendang Melayu Nusantara dalam rangka memperingati HUT ke-16 Kota Lubuklinggau di Taman Olahraga Silampari (TOS) berjalan sukses dan meriah. Puluhan sanggar tari dari luar dan dalam Provinsi Sumatera Selatan turut menyemarakkan agenda tahunan di Bumi Sebiduk Semare tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Lubuklinggau, Luthfi Ishak mengungkapkan, festival gendang melayu nusantara diikuti oleh tim kesenian dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Kota Jambi, Provinsi Jambi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung dan Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Selanjutnya, tim kesenian dari Kabupaten Pali, Kabupaten Banyuasin, Kota Palembang dan tim kesenian Pemprov Sumsel.

 “Dari Kota Lubuklinggau ada 9 tim kesenian sekolah yang ikut. Festival gendang melayu nusantara sendiri dimulai 17 sampai 21 Oktober, dibuka oleh Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe didampingi Wawako, Sulaiman Kohar, Ketua DPRD, Rodi Wijaya, dan para pejabat dilingkungan Pemkot Lubuklinggau,” bebernya.
Masih dalam rangkaian HUT Kota Lubuklinggau, sebelumnya dilaksanakan festival band yang diikuti oleh lebih kurang 40 group band dan karnaval budaya yang diikuti 37 tim dari sanggar kesenian dalam dan luar Provinsi Sumatera Selatan serta sanggar seni di Kota Lubuklinggau.
 “Ini salah satu upaya kita mempromosikan berbagai potensi yang ada di Kota Lubuklinggau, baik seni, budaya dan juga pariwisata. Untuk festival gendang melayu nusantara hampir setiap tahun kita lakukan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe mengungkapkan, pihaknya sengaja melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangkaian HUT ke-16 Kota Lubuklinggau. Yang mana rangakaian kegiatan tersebut diawali dengan kegiatan olahraga, festival kesenian dan budaya, job fair, Linggau Expo, off road, motor trail, bidang keagamaan dan tabligh akbar.

“Ada warna sedikit berbeda dalam rangkaian kegiatan HUT Kota Lubuklinggau tahun ini dengan tahun sebelumnya. Ditahun ini pihaknya memberikan gelar adat kepada Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin dan Kepala BNN RI, Komjen Pol Budi Waseso sebagai wujud nyata bahwa lembaga tersebut sudah ada di Kota Lubuklinggau. Kemudian pelantikan 5.000 lebih pasukan jihad anti narkoba (Jinak) oleh Kepala BNN RI di Taman Kurma, kompleks Masjid Agung Assalam,” pungkasnya. Korankito.com/dhia/ria

AN