Diduga Rebutan Lahan Parkir, Juruparkir Tewas Ditusuk

Jenazah saat di Rumah Sakit. Foto/adi

Palembang- Diduga rebutan lahan parkir di kawasan Trans Mart yang berada di Jalan Radial, Kecamatan IB I Palembang. Seorang juruparkir Abdul Kadir Zailani (35), warga Jalan Cempako Dalam, Lorong Masjid Ikmal, ditemukan tewas mengenaskan.

Korban tewas setelah dikeroyok beberapa orang pemuda dengan menggunakan senjata tajam (sajam) di Jalan Kapten A Rivai, tepatnya belakang pusat perbelanjaan Trans Mart, Kecamatan IB I Palembang, Minggu (22/10) siang.

Berita Sejenis
1 daripada 26

Berdasarkan data yang dihimpun, sebelum ditemukan tewas, sekitar pukul 14.00, korban Kadir terlihat sedang mengatur kendaraan yang hendak parkir di tempat kejadian perkara (TKP).

Kemudian, datang dua orang lelaki mengendarai  motor yang menghampirinya. Kedua lelaki tersebut langsung menyerang korban dengan menggunakan sajam secara membabi buta, membuat korban tersungkur bersimbah darah.

“Mereka orang dua, tidak bicara apa-apa. Datang menemui korban, langsung menikam secara berulang kali dan kabur,” ucap seorang pedagang minuman di sekitar lokasi kejadian yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara itu, kakak perempuan korban Linda (48) saat dimintai keterangan di kamar jenazah RS Ak Gani Palembang mengatakan, kurang tahu permasalahan pastinya, yang jelas kakaknya berprofesi sebagai jaga parkir di Lumban Tirta.

“Sejak Trans Mart dibuka, jadi dia jaga parkir disana. Mungkin karena dia pulang disekitar sana juga, tapi sebelumnya dia jaga parkir di Lumban,” katanya.

Linda menjelaskan, kakaknya meregang nyawa setelah mendapatkan tujuh luka tusukan serta robek yakni di leher depan, belakang muka kiri, belikat belakang kanan dan kiri, telinga dan bahu.

“Sepertinya dia diserang dari belakang pak, karena melihat luka yang paling parah dibagian belakang semua,” ujar seraya menangis dihadapan jasad Kadir.

Senada dikatakan Kahirul (43), yang merupakan kakak korban. Ia menyebutkan, saat sedang berjalan-jalan di lokasi kejadian, ia mendengar adanya keributan di lahar parkir yang berada di luar pusar perbelanjaan Trans Mart.

“Ada keributan memang, pas aku lihat adik aku lah tekapar. Karena darah yang mengalir banyak, adiknya tersebut meninggal ketika perjalanan ke rumah sakit,” katanya.

Ia menambahkan, memang sebelum kejeadian tersebut, ia sempat cekcok dengan salah seorang yang berkeinginan jaga parkir dilokasi kejadian.

 

“Iya, saya pernah cekcok mulut dengan orang datangan yang ingin jaga parkir disana. Tapi dia langsung lari, tidak lama adik saya yang mereka tikam. Saya yakin, yang melakukannya pasti mereka,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kapolsek IB I Palembang Kompol Handoko Sanjaya membenarkan sudah terjadi penusukan juruparkir di belakang Trans Mart hingga korban tewas.

 

“Saat ini masih dalam peyelidikan, memintai keterangan saksi-saksi disekitar lokasi kejadian. Korban sudah kita serahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan” pungkasnya. Korankito.com/adi/depe

AN