Terekam CCTV, Spesialis Bobol Rumah Ditangkap

tersangka spesialis bobol rumah Asep alias Midun saat gelar perkara di Mapolsek IT 1 Palembang, Rabu (18/10). Foto/adibobol,

Palembang- Berbekal rekaman closed circuit television (CCTV), Asep alias Midun warga Jalan Aligatmir, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I Palembang yang merupakan spesialis pembobol rumah kosong diciduk anggota Reskrim Polsek IT I Palembang.

Dirinya ditangkap saat berada di kediamannya dan terpaksa dihadiahi timah panas milik petugas lantaran melawan serta mencoba kabur dari petugas kepolisian.

Berita Sejenis

DPO Curas Diciduk Saat Tidur

Arena Dadu Kuncang Digerebek Polisi

1 daripada 41

Kepada petugas Asep mengatakan, dirinya diajak oleh temannya yang berinisial T (DPO) untuk mencuri. Ia mengaku tugasnya hanya mengawasi sedangkan temannya T masuk kerumah.

“Kejadian pencurian tersebut dilakukan dua minggu silam, saya hanya diajak yang masuk kedalam rumah teman saya T,” katanya, saat gelar perkara di Mapolsek IT I Palembang, Rabu (18/10) siang.

Ia menjelaskan, dalam melancarkan aksinya T masuk kedalam rumah dengan cara memanjat pagar lalu mencongkel pintu. “Saya tidak tahu persis bagaimana cara masuk kedalam rumah, yang jelas T memanjat pagar. Saya bertugas jaga-jaga diluar,” ujarnya.

Masih kata pria yang sehari-hari bertugas jaga malam tersebut, hasil dari aksinya terseburt ia mendapatkan satu buah leptop, dua ponsel, serta satu tab. Sedangkan yang bertugas menjual barang-barang tersebut T dan hanya kebagian uang Rp500 ribu.

“Uangnya saya belikan baju dan celana sisanya untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek IT I Palembang Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa mengatakan, berkat adanya rekaman CCTV, pihaknya berhasil mengamankan satu tersangka spesialis pembobol rumah.

Sementara, lanjutnya, satu tersangka lagi masih dalam pengejaran petugas. Karena tersangka mencoba kabur hendak ditangkap maka pihaknya mengambil tindakan tegas dengan menghadiahi timah panas di kaki sebelah kanan.

“Selain mengamankan tersangka kami juga mengamankan barang bukti berupa satu buah tab, baju, uang dari hasil aksi pencuriannya. Untuk tersangka akan kami kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman diatas lima tahun,” pungkasnya. Korankito.com/adi/depe.

AN