Ketua Forki : Tingginya Biaya di JSC Hanya Isu?

Denah Jakabaring sport city *JSC) Palembang. Foto/net

Palembang – Permasalahan terkait kebijakan biaya yang dikenakan PT Jakabaring Sport City (JSC) atas latihan pembinaan atlet terus mendapatkan respon dari sejumlah pihak. Kali ini, Ketua Harian Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Sumatera Selatan (Sumsel)Husni Yosoef, angkat bicara.

Husni mengatakan, kebijakan yang dibuat PT JSC tersebut merupakan isu yang masih belum menemukan titik terang.

Berita Sejenis
1 daripada 3

“Kalau menurut saya, ini (permasalahan) sebenarnya hanya isu karena belum ada keputusan resmi dari pihak terkait. Makanya hari ini kami akan mengadakan rapat di Kadispora untuk memperjelas masalah ini,” ujar Husni.

Diakuinya, isu ini memang membuat seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) cabor di Koni Sumsel sempat merasa kecewa. Bahkan, beberapa cabor secara tegas menolak kebijakan yang dianggap sangat membebani semua pihak.

“Sebenarnya banyak sekali yang menentang bila hal ini benar terjadi. Makanya nanti kita sebagai ketua cabor di undang untuk membicarakan bagaimana mencari solusi terbaik untuk kedepannya,” paparnya.

Ditanya jika hal itu memang benar-benar terjadi, Husni enggan berkomentar lebih lanjut. Hanya saja ia berharap, kebijakan pahit ini hanya sekedar wacana saja.

“Kalau benar terjadi berati ini merupakan gejolak yang besar bagi semua cabor dan kami menyerahkan semua keputusan kepada Kadispora karena tangga estafetnya ada disana, jadi sosialisasinya itu kewenangan Kadispora. Namun, saya berharapnya mudah-mudahan hal semacam ini tidak terjadi,” tutupnya. korankito.com/nisa/die

AN