Disdik Sumsel Teken MoU Bersama DUDI

Penandatanganan MoU Disdik Sumsel dan perwakilan DUDI. Foto/ejak

Targetkan sabet dua juara pertama dalam LKS tingkat nasional 2018

Palembang – KORKIT
Dalam mewujudkan output Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berkompeten, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) gaet Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk tempat magang pelajar SMK lintas daerah di Sumsel.

Berita Sejenis
1 daripada 4.036

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait izin magang pelajar SMK di Sumsel bersama DUDI kali ini memberikan kesempatan bagi pelajar untuk dapat magang di luar daerahnya. “Ya contohnya, nanti pelajar SMK dari Lubuklinggau dapat magang di hotel yang ada di Palembang. Begitu pun daerah lainnya. Sehingga keahlian mereka diyakini dapat meningkat seiring pengalaman mereka dengan magang di kuar daerahnya,” ungkap Kepala Bidang SMK Disdik Sumsel Erlina seusai membuka Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat provinsi di Hotel Horizon Ultima, Selasa (18/10) malam.

Menurut Erlina, ada 23 bidang lomba dari kelompok Teknologi, Pariwisata, Pertanian dan Farmasi yang dilombakan kali ini selama tiga hari dari 17-20 Oktober dibeberapa lokasi seperti SMKN 2, SMKN 6, SMKN Sumsel dan di Hotel Horizon Ultima. Pesertanya sendiri berjumlah 178 orang, namun karena setiap daerah tidak memiliki ke-23 paket keahlian tersebut jadi jumlah peserta per daerahnya beragam. “Khusus Palembang karena ada 67 SMK swasta dan sembilan negeri, jadi kita akomodir peserta lombanya dari SMk seasta ada 11 orang dan selebihnya dari negeri,” katanya.

Sementara untuk Kria Kayu, Tektil dan Logam dari SMKN 7 Palembang, lanjutnya, karena tidak ada saingannya di Sumsel maka mereka akan mendapat penunjukkan langsung dari Disdik Sumsel untuk melenggang ke LKS tingkat nasional.

Fashion show siswi SMKN 3 Palembang. Foto/ejak

Senada, Kepala Disdik Sumsel Widodo menambahkan, ini merupakan tahapan kedua setelah LKS tingkat kabupaten/kota dan pihaknya menargetkan dua paket keahlian yakni mesin dan fashion dapat juara nasional di Bangka-Belitung pada 2018 mendatang.

“Kita optimis dapat mendapat dua peringkat pertama di kejuruan mesin dan fashion. Sebab beberapa waktu lalu kita meraih juara nasional di bidang tersebut. Dan juga teknik permesinan di SMKN 2 Palembang termasuk yang terbaik di Indonesia,” pungkasnya. (korankito.com/ejak)

 

 

 

 

 

 

 

 

AN