Bejat! Usai Satroni Kos Mahasiswi, Si Maling Juga Lakukan Ini…

Ilustrasi Maling Kosan. Foto/net

 

Palembang- Malang dialami oleh SO (21), seorang mahasiswi yang indekos di Jalan Gubernur H. Bastari, Lorong Bersama, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang ini, dimana harus kedatangan tamu yang tak diundang dikosannya.

Pelaku yang masuk ke kosannya tersebut, langsung mengambil barang-barang berharga yang ada didalam kosannya, berupa satu unit ponsel merek Samsung J3 warna Gold yang tafsir seharga Rp2,2 juta dan satu dompet miliknya yang berisikan Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI.

Berita Sejenis

Kepergok Mencuri, Malik Diamuk Massa

Residivis Kambuhan Diterjang Timah Panas

Kepergok Curi Ponsel, Andre Diamuk Massa

1 daripada 33

Tak hanya kehilangan barang-barang miliknya, dirinya pun harus menjadi korban pelecehan yang dilakukan oleh pelaku yang belum diketahui indentitasnya tersebut.

Hingga akhirnya, SO pun medatangi ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPKT) Polresta Palembang guna untuk melaporkan kejadian yang telah dialaminya tersebut, Selasa (17/10) sekitar pukul 08.30.

Dari informasi yang didapat dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, korban menceritakan. Kejadian yang dialaminya terjadi pada Selasa (17/10) sekira pukul 02.00 WIB dikosannya.

Dimana saat itu, dirinya sedang tertidur pulas didalam kosannya, betapa terkejutnya korban saat terbangun dari tidurnya sudah ada pelaku yang berdiri dihadapannya.

“ Dia (pelaku) masuk kedalam kamar kosan saya dengan cara membuka pengait pintu pak, dengan cara memasukan tangan, kemudian masuk.” Katanya saat memberikan keterangan kepada petugas.

Saat dirinya terbangun, lanjutnya, pelaku langsung menodongkan senjata tajam (sajam) jenis pisau kearah dirinya. “Saya dipaksa untuk mencium kemaluannya pak,dan dengan terpaksa saya melakukannya, daripada nyawa saya terancam,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, setelah itu. pelaku pun mengambil barang-barang miliknya dan langsung meninggalkan korban begitu saja, “ Dia minta ponsel samsung J3 milik saya dan dompet serta pin ATM saya pak, setelah itu saya disuruh berbalik arah dan pelakunya langsung kabur,” terangnya.

Diakuinya, kalau pelaku yang masuk kedalam kosannya satu orang laki-laki, “ Pelakunya menutup wajahnya dengan menggunakan baju bola yang dipakainya, badannya kurus Pak.” Jelasnya.

Ia pun berharap, dengan adanya laporan yang dibuat, petugas dapat menagkap pelaku yang telah masuk kedalam kosannya, serta mengambil barang dan melakukan tindakan yang tak pantas kepada dirinya. “ Saya beanr-benar tak terima Pak, dan berharap pelakunya dapat ditangkap Pak.” Kesalnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui KA SPK Ipda Abdul Wahab mengtakan kalau pihaknya telah menerima laporan tersebut dengan dugaan Pencurian Dengan Kekerasan (Curas).

“Adanya laporan tersebut, kita langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan selanjutnya akan ditindak lanjuti ke Unit Reskrim Polresta Palembang,” singkatnya. Korankito.com/CR2/depe

AN