Wah… Bank Sampah RSMH Jadi Percontohan Bank Sampah Nasional

Walikota Palembang Harnojoyo ketika meresmikan Bank Sampah Rumah Sakit Dr Muhammad Husin (RSMH) Palembang. Foto/rika

 

Palembang – Sebagai komitmen menjaga kebersihan lingkungan serta memanfaatkan sampah menjadi suatu yang berguna, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Mohammad Hoesin Palembang mendirikan bank sampah yang diresmikan langsung Walikota Palembang, Harnojoyo, Senin (16/10). Pendirian bank sampah ini juga sebagai upaya RSUP Dr. Mohammad Hoesin mengatasi sampah yang dihasilkan sebanyak 6 ton perharinya agar menjadi berkah, utamanya bagi pegawai RSUP sendiri.

Berita Sejenis
1 daripada 32

Direktur Utama (Dirut) RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, M. Syahril menuturkan, pihaknya  menghabiskan ratusan juta rupiah untuk biaya hampir 6 ton sampah yang dihasilkan setiap harinya. Dengan adanya Bank Sampah ini pihaknya bisa menghemat setidaknya 30 persen dari jumlah anggaran yang telah disediakan.

“Tentu saja program yang bekerjasama dengan CV Timdis ini juga bertujuan untuk menambah kesejahteraan karyawan RSUP, bukan hanya menghemat anggaran saja. Mudah-mudahan ini sesuai juga dengan program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI,” ungkapnya, usai peresmian.

Selain itu, lanjutnya, sampah yang dikumpulkan nantinya di Bank Sampah akan dipilah kemudian yang masih bisa dimanfaatkan kegunaannya akan dipergunakan sebagai pemeliharaan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ada di RSUP. Diketahui saat ini, RSUP memiliki ratusan petugas yang bertugas sebagai pengangkut sampah.

“Sampah nanti akan dikelola dan menjadi berkah tersendiri bagi pegawai yang bekerja disini. Perlu kita ketahui juga, program ini sendiri merupakan program pertama di Indonesia dan terbesar di Sumatera Selatan (Sumsel),” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, ia sangat mengapresiasi adanya bank sampah yang dinamakan Bank Sampah Ceria milik RSUP. Ini merupakan bentuk dari perwujudan sadar lingkungan yang memiliki manfaat baik, dimana sampah didaur ulang kembali dan bahkan menjadi nilai jual.

“Diharapkan bank sampah terbesar ini dapat dikelola dengan sebaik mungkin. Semoga juga kedepan, ini dapat menginspirasi kita semua agar sadar dan semakin mencintai lingkungan hidup kita dengan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya. Korankito.com/rika/ria

AN