Tagih Gaji, Keponakan Tewas Ditangan Paman

Tersangka Kendi (36) saat ditangkap oleh pihak Unit Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang. Foto/depe

Palembang- Tak butuh waktu lama, Unit Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang membekuk tersangka pembunuhan terhadap Bastari (30) yang merupakannya keponakannya sendiri.

Kendi (36) dibekuk saat bersembunyi di rumah saudaranya yang berada tak jauh dari kediamannya Jalan Silaberanti Ujung, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan SU I Palembang, Minggu (15/10) sekitar 22.00 atau dua jam dari kejadian.

Berita Sejenis
1 daripada 112

Ditemui di ruang piket Satreskrim Polresta Palembang, Senin (16/10) siang, Kendi mengaku terpaksa menikam korban dengan pisau lantaran membela diri, saat Bastari menyerangnya terlebih dahulu dengan menggunakan kayu balok.

“Saya baru pulang ke rumah bersama istri. Pas masih diatas motor, dia (korban) langsung memukul saya menggunakan kayu dari arah belakang. Waktu dia mau memukul itu, istri saya menjerit pak,” ungkap tersangka saat diwawancarai awak media.

Dirinya menyebutkan, kejadiannya berawal saat korban mendatangi rumahnya untuk menagih gaji sebesar Rp1,5 juta setelah bekerja sebagai penjaga malam di proyek pembangunan jembatan di kawasan Jakabaring Sport City selama 20 hari.

“Sebelumnya dia datang ke rumah mau minta gaji sebagai jaga malam di sana (proyek jembatan), padahal baru 20 hari bekerja. Nah, dia marah-marah dan langsung memukul saya menggunakan kayu, hingga saya nyaris jatuh dari motor,” ujarnya.

Lantaran terus-terusan diserang, lanjutnya, ia mengambil senjata tajam (sajam) jenis pisau yang ada di teras rumahnya. “Saya ambil pisau dan ditusukan sebanyak satu kali di dadanya. Dia langsung tersungkur pak, posisi kami sama-sama masuk dalam got,” katanya.

Usai menikam korban, Kendi pun menjerit minta tolong warga agar dibawa ke rumah sakit. “Saya teriak, minta tolong pak untuk dibawa ke rumah sakit. Karena dia masih keponakan saya. Tidak ada masalah lain, hanya karena gaji itulah,” tutur Kendi.

Kendi mengatakan usai kejadian itu, dirinya pergi ke rumah kakak kandungnya yang juga berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). “Saya membersihkan luka, saya juga luka di tangan kiri, telinga kiri, dan luka lecet akibat dipukulnya,” jelas Kendi.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah mengamankan pelaku bebera jam seusai kejadian. “Sudah kita amankan dan dalam pemeriksaan oleh anggota kita,” pungkasnya. Korankito.com/depe.

AN