Alex Noerdin : Pokoknya Sumsel Tetap Siap

 

Wakil Presiden H Jusuf Kalla dan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin nampak berbincang akrab sesaat setelah acara Penandatanganan Amandemen Host City Contract-Deed of Adherence antara Pemerintah Indonesia, INASGOC dan OCA .hms

JAKARTA – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menghadiri Penandatanganan Amandemen Host City Contract-Deed of Adherence antara  Pemerintah Indonesia, INASGOC dan OCA di Ruang Bhin Bhin INASGOC Head Quarter, Wisma Serbaguna Senayan, Minggu (15/10). Selain Alex Noerdin penandatanganan ini juga dihadiri Presiden Komite Olimpiade Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah serta Wakil Presiden RI, Bpk. H.M. Jusuf Kalla selaku Ketua Pengarah INASGOC.

HCC terbaru tersebut ditandatangani oleh Presiden OCA Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah dengan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, dan Erick Thohir sebagai representasi INASGOC serta Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

“Betul memang akan ada beberapa perubahan. Tapi sejauh ini tetap menguntungkan Indonesia. Dan Sumsel tetap siap,” ujar Gubernur Sumsel Alex Noerdin, usai penandatanganan HCC.

Alex merinci perubahan yang dimaksud lebih kepada progres sponsorship yang masuk agar lebih fair bukan jumlah cabor maupun event yang akan digelar.

Tak hanya itu, ada juga sedikit perubahan penambahan cabor yakni sepatu roda dan skateboard yang sebelumnya akan digelar di Jakarta dialihkan ke Palembang.

“Ya kita dapat tambahan dua, sepatu roda dan roller skate. Itu tidak masalah segera kita siapkan, yang lama waktu SEA Games dulu kan ada itu tinggal dibenahi sedikit-sedikit. Kita tidak perlu bangun baru, ” jelasnya

Berita Sejenis
1 daripada 48
Penandatanganan Amandemen Host City Contract-Deed of Adherence antara Pemerintah Indonesia, INASGOC dan OCA

Momen penting bagi penyelenggaraan pesta olahraga bangsa Asia itu disaksikan langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, yang juga Ketua Pengarah Asian Games 2018, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

“Hari ini kami mencapai kesepakatan baru dengan OCA yang tertuang dalam adendum Host City Contract, yang menyangkut sponsor dan juga cabang olahraga. Soal sponsor, OCA memberikan kelonggaran sehingga memudahkan Indonesia dalam pencairan pendanaan dari luar anggaran negara. Lalu, mengenai cabang olahraga, sudah pasti 40 cabang olahraga dengan jumlah pertandingan 462 nomor, mengenai apa saja, itu akan dibicarakan secara fleksibel,” ucap Wapres RI Jusuf Kalla.

Dengan adendum (tambahan pasal yang terpisah dari perjanjian pokok) dalam HCC terbaru itu dipastikan Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) bisa bekerja lebih maksimal.

Dimana diketahui, dalam HCC sebelumnya terdapat aturan bahwa dana dari sponsor dibagi dua antara OCA dan INASGOC, serta baru bisa dicairkan sehari setelah upacara pembukaan pada 18 Agustus 2018.

“Kini dengan adendum di HCC terbaru itu, (dana sponsor) bisa jauh hari sebelumnya dicairkan, terutama saat akan diperlukan oleh INASGOC untuk penyelenggaraan. Dalam HCC terbaru juga ditetapkan cabang dan nomor pertandingan yang sudah final dengan mengakomodir usulan dari OCA dan pertimbangan kita sebagai tuan rumah. Saya yakin, HCC terbaru ini akan melancarkan pendanaan dan penyelenggaraan sehingga lebih menguntungkan Indonesia,” ujar Ketua Pelaksana INASGOC, Erick Thohir.

Sementara itu, Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah mengatakan, HCC terbaru itu sudah mencakup semua keputusan akhir antara OCA dengan tuan rumah Asian Games 2018. Karena itu, ia menekankan kepada Indonesia untuk fokus terhadap persiapan penyelenggaraan agar pesta olahraga yang berlangsung 18 Agustus-2 September 2018 itu berjalan dengan baik.

“HCC terbaru ini sudah merangkum semua usulan, kepentingan, dan kemampuan, baik OCA dan juga INASGOC dalam mempersiapkan Asian Games 2018. Ini hal positif bagi kami karena pemerintah Indonesia memperlihatkan dukungan penuh agar Asian Games 2018 berlangsung sukses,” ungkap Sheikh (korankito.com/hms/nisa)

AN