Aduh! Diduga Tak Senang Ditegur Main Ponsel, Suami Tonjok Istri

Aninda Asmara saat membuat laporan di SPKT Polresta Palembang. Foto/cr2

Palembang-  Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)  seolah tak ada habisnya,  banyak faktor yang menyebabkan seseorang mengalami KDRT,  mulai dari masalah anak, salah paham dan yang paling riskan adalah masalah ekonomi, dan adanya pihak ketiga.

Hal inilah yang dialami Aninda Asmara (21) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tercatat tinggal di Lorong Pedatuan Darat, Kelurahan 12 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU)  II Palembang ini.

Berita Sejenis
1 daripada 20

Dimana dirinya harus merasakan bogem mentah yang dilakukan oleh MN alias ZN yang tak lain adalah suami sahnya sendiri, lantaran menegur sang suami yang sedang asik bermain ponsel saat berada di rumah.

Akibat kejadian tersebut, Aninda harus mengalami luka memar pada bagian mata sebelah kanan setelah dipukul oleh sang suami.

Tak terima dengan apa yang telah dialaminya, korban pun mendatangi ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)  Polresta Palembang untuk melaporkan ZN kepihak berwajib. Minggu (15/10) petang.

Kepada petugas piket SPKT Polresta Palembang, korban menceritakan awal kejadian yang dialaminya terjadi, Sabtu (14/10) pagi sekitar pukul 07.00, dikediamannya.

Dimana saat itu, dirinya merasa kesal melihat sang suami yang pengangguran dan hanya berdiam diri saja di rumah serta bermain ponsel.

Merasa sebagai seorang istri,  lantas ia pun menegur sang suami untuk berhenti bermain ponsel. Namun, bukannya teguran yang baik diterima sang istri melainkan bogem mentah yang mendarat ke wajahnya.

“Sebelum dia (MN) memukul saya,  kami sempat cek cok mulut terlebih dahulu pak, karena saya mau ambil ponselnya. Dia itu main ponsel terus Pak,” jelas Aninda kepada petugas SPKT Polresta Palembang.

Sambungnya,  entah setan apa yang memasuki terlapor.  Setelah sang istri mengambil ponsel  miliknya terlapor pun langsung memukulnya dengan menggunakan tangan kosong tepat ke bagian wajahnya.

“Dia emosi pak, dan langsung memukul saya tepat dibagian mata, sampai bengkak Pak mata saya ini,” ujarnya sembari memperlihatkan luka pada bagian matanya.

Diakuainya,  kalau keributan yang dialaminya bukan pertama kalinya,  akan tetapi sudah sangat sering, ” Saya kesal pak,  bukan cari kerja dia hanya main ponsel saja dirumah,  saya ini nikah untuk dinafkahi bukan untuk dipukuli,”  katanya.

Dirinya pun berharap, dengan adanya laporan yang ia buat,  pihak kepolisian dapat menagkapnya atas perbuatan yang telah dilakukannya.

“Tangkap saja dia pak,  saya benar-benar tak terima atas kelakuan yang telah diperbuatnya terhadap saya,”  kesalnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui KA SPK Ipda Abdul Wahab membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan dugaan KDRT.

“Laporannya sudah kita terima dan selanjutnya akan kita serahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)  Polresta Palembang untuk ditindak lanjuti, selain itu korban juga sudah kita minta untuk melakukan  Visum untuk melengkapi berkasnya. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar dibagian mata sebelah kanan, “pungkasnya. Korankito.com/CR2/Depe

AN