Hati-hati, Puluhan Siswi SMP Ditodong di Lokasi Wisata

Salah satu siswi SMPN 5 Tebing Tinggi, yang menjadi korban penodongan, melapor ke Mapolsek Tebing Tinggi, Sabtu (14/10). (Foto/rodi)

EMPATLAWANG – Puluhan siswi SMP Negeri 5 Tebing Tinggi, menjadi korban penodongan di lokasi wisata alam Air Terjun Taman Jodoh, Desa Kemang Manis, Kecamatan Tebing Tinggi, Sabtu (14/10) sekitar pukul 14.00 WIB. Padahal, lokasi ini baru saja diresmikan oleh Bupati Empatlawang, sebagai salah satu destinasi wisata alam di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

Informasi yang berhasil dihimpun, puluhan siswi ini baru saja pulang dari sekolah dan hendak menikmati keindahan air terjun Taman Jodoh, di Desa Kemang Manis. Setibanya di lokasi, korban dihadang oleh beberapa orang pelaku, dengan menggunakan senjata tajam.

Dibawah ancaman pelaku yang diduga warga desa setempat, beberapa siswi harus kehilangan Handphone kesayangannya, karena diambil paksa oleh para pelaku. Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung kabur.

Kepala Desa Kemang Manis, Kecamatan Tebing Tinggi, Jon kennedy membenarkan adanya kejadian siswi yang menjadi Korban penodongan di salah satu Lokasi Air terjun Taman Jodoh.

“Yo memang ado nian kejadian itu, salah satu pelaku memang ado warga kami. Siswa Siswi ini pelajar SMP N 5 Tebing Tinggi, saat ini kami (Warga) dan pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka,” kata Jon Kenedy saat dikonfirmasi via telpon, Sabtu (14/10).

Sementara itu Kapolres Empatlawang AKBP Bayu Dewantoro, melalui Kapolsek Tebing Tinggi Kompol Syamseh ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian yang menimpah pelajar SMP N 5 Tebing Tinggi, yang menjadi korban penodongan di lokasi Air Terjun Taman Jodoh Desa Kemang Manis Kecamatan Tebing Tinggi.

“Korban juga sudah melapor ke pihak kita (Polsek Tebing, red), saat ini anggota kita sedang melakukan Lidik, dalam waktu dekat pelaku akan segera kita ringkus,” ujar Syamseh.(korankito.com/rodi/mbam)

AN