Alhamdulillah, Bocah Yang Dicaplok Buaya Akhirnya Ditemukan!

Foto/waluyo

Banyuasin- Saira, bocah delapan tahun yang hilang diduga diterkam buaya muara, akhirnya berhasil ditemukan oleh warga sekitar di perairan Muara Calek, Desa Mukut, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Minggu (15/10) siang.

Hanya saja, bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dan beberapa luka gigitan buaya ditubuhnya.

Kabag Ops Polres Banyuasin Kompol Harris Battara melalui Staff Humas Bripka Riduan membenarkan korban sudah ditemukan. “Sudah ditemukan siang tadi, ada beberapa luka ditubuhnya diduga akibat gigitan buaya,” katanya.

Riduan juga menjelaskan saat ini jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan. “Karena kondisinya sudah mulai membusuk, kemungkinan akan segera dimakamkan oleh keluarga,” ucapnya, saat dikonfirmasi melalu sambungan telpon.

Dirinya menambahkan, sebelum menghilang, korban sedang mandi bersama orangtuanya di Sungai Tengguling, Desa Sumber Teluk, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Jum’at (13/10) sekitar 17.00.

“Saat lagi asik mandi itu, tiba-tiba ada seekor buaya yang langsung menyambarnya. Korban pun akhirnya menghilang dan baru ditemukan,” tambah Riduan.

Pihaknya pun mengimbau untuk warga sekitar bantaran sungai agar lebih berhati-hati melakukan aktivitas sehari-sehari di sekitar air. “Kita imbau kepada warga untuk hati-hati, karena air sedang tinggi, hewan buas lainnya,” ujar Riduan.

Senada diungkapkan Sekcam Pulau Rimau Sumito. Ia mengatakan, ketika ditemukan jasad korban sudah mengapung dan terlihat beberapa ekor buaya disekitarnya. “Sudah dibawa pulang oleh keluarganya. Untuk organ tubuh mana saja yang hilang, saya tidak tahu,” katanya. Korankito.com/waluyo/depe