Bisa Dipercaya

Pangdam II Sriwijaya Tebar Bibit Ikan dan Bios

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI AM. Putranto tebar bibit ikan dan bios

 

Musirawas – Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI AM. Putranto, menebar ribuan bibit ikan patin dan bios di kolam warga. Penebaran bibit ikan patin dan bios 44 ini merupakan salah satu dari rangkaian kunjungan kerja Pangdam II Sriwijaya dalam rangka melaksanakan bakti sosial di Desa Sumber Rejo Kecamatan Megang Sakti.

Berita Sejenis

Lima Cara Menyenangi Proses Belajar

Lima Titik Pipa PDAM Linggau Bocor

Suporter SFC: Dzumafo Itu Bio Paulin Kedua

1 daripada 3.103

Selain menebarkan bibit ikan dan bios, Pangdam juga menyerahkan 100 sak semen dan 10 alat pertanian Hand Sprayer, penyerahan bantuan sembako oleh Ketua Persit KCK PD II/Swj, Annies kepada 30 kepala keluarga, penyerahan bibit pohon, KTP dan KK oleh Bupati Musi Rawas, Hendra Gunawan dan bantuan 10 unit kloset oleh Ketua Tim Penggerak PKK Musi Rawas, Noviar Marlina Gunawan.

“Kami akan terus memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah untuk mencapai sasaran program pembangunan baik dalam aspek keamanan maupun kesejahteraan,” jelasnya.

Pangdam juga menjelaskan kegiatan bhakti sosial merupakan salah satu wujud kepedulian dan tanggungjawab sosial segenap warga Kodam II Sriwijaya dan pemerintah daerah terhadap kondisi kehidupan masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, kegiatan baksos seperti ini juga merupakan implementasi yang sudah menjadi program dan bagian dari tugas pokok Kodam II/Swj dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan pemerintah daerah.

Sementara Bupati Musi Rawas, Henda Gunawan menjelaskan, Kecamatan Megang Sakti yang dikunjungi Pangdam  merupakan salah satu daerah penghasil padi dan ikan air deras. Untuk menjadikan Musirawas tetap menjadi daerah surplus beras, dibutuhkan dukungan dari para pihak.

Hubungan TNI dengan petani Musirawas dan Pemerintah Kabupaten Musirawas sudah sangat baik terjalin, dimana selain ikut serta membantu pembangunan daerah ini dan menjaga keamanan, TNI juga telah beberapa kali  menjalin kerjasama diantaranya melakukan cetak sawah 500 ha pada 2016 dan 500 ha di tahun ini, khusus cetak sawah di megang Sakti 185 ha dan Pendampingan Upaya Khusus Padi Jagung dan Kedele (Upsusu Pajale) yang di targetkan 66.930 ha dan terealisasi 67.578 ha.

Bupati mengungkapkan, hingga saat ini Musirawas masih menjadi lumbung pangan di Provinsi Sumsel. Untuk mempertahakan produksi padi, saat ini areal persawahan di Musirawas didukung oleh saluran irigasi yakni daerah irigasi Kelingi-Tugumulyo yang mampu mengaliri 10.162 ha persawahan dan saluran irigasi Lakitan yang mengaliri 9.078 ha lahan persawahan.

Untuk itu Bupati mengharapakan kedepan, TNI terus membantu dan bekerjasama baik kepada masyarakat maupun pemerintah, sehingga diharapkan 2018 mendatang Musirawas dapat terlepas dari status daerah tertinggal dan dapat setara dengan daerah-daerah maju lainnya di nusantara ini. (korankito.com/dhia/ria)