Dijamu Perseru Serui, Ini Kata Pemain Papua SFC

Pemain Sriwijaya FC Nur Iskandar. Foto/nisa

Palembang – Pasca berhasil menumbangkan Persija Jakarta beberapa waktu lalu, Sriwijaya FC kini kembali harus melawat ke stadion Marora, Sabtu (14/10) mendatang, untuk menghadapi Perseru Serui.

Laga tandang kali ini menjadi motivasi tersendiri bagi pemain asal Papua yang kini menjadi bagian Laskar Wong Kito Nur Iskandar.

“Alhamdulillah kami disini full team siap diturunkan, jadi melawan Perseru Serui kami siap. Apalagi disini banyak juga pemain Papua yang seperti saya, jadi merasa lebih termotivasi,”ujar Nur Iskandar.

Tak dipungkiri, dalam skuad Sriwijaya FC memang dihuni beberapa pemain asal Papua. Sebut saja, Nur Iskandar, Marcho Sandy Maraudje, Yanto Basna, Yohanis Nabar, Dominggus Fakdawer, Ikris W. Yahmim serta Bio Paulin yang pernah menjadi bagian Papua selama 10 tahun belakangan ini.

Diakui Nur, Perseru Serui saat ini mempunyai daya magnet saat bertanding di kandang. Namun dirinya dan skuad Sriwijaya FC lainnya akan tetap berusaha menjaga tren positif kemenangan yang telah didapatkan saat melawan Persija Jakarta.

“Perseru Serui musim ini kurang stabil, tapi saya akui kalau di kandang pasti mereka bakal mati-matian untuk memenangkan pertandingan. Kita juga harus jaga head to head dengan mereka, jangan sampai kalah,” ungkapnya.

Eks punggawa Semen Padang ini besama skuadnya juga akan tetap mengantisipasi permainan Perseru Serui. Sebab, pertandingan mendatang merupakan laga kandang tim berjuluk Kuda Lasut ini, tentunya Arthur Bonai Cs tidak akan rela memberikan poin untuk Sriwijaya FC.

“Saya pikir kita harus benar-benar siapkan strategi yang baik. Dalam beberapa pertandingan kandang saat melawan Arema FC mereka bisa menang dan menahan imbang PS TNI. Saya pikir paling tidak kita bisa dapat satu poin,” tuturnya. korankito.kom/nisa/die