Siap-siap, Sanksi Tegas Menanti Pemilik Hotel Ibis

Alat berat yang bekerja dalam pembangunan Hotel Ibis di Jalan Lingkar Palembang. Foto/ist

Palembang – Permasalahan pembangunan Hotel Ibis milik PT Indo Citra Mulia (ICM) yang merupakan anak perusahaan PT Thamrin Group hingga kini kian rumit. Pasalnya pihak Ibis terkesan ngotot untuk tetap melakukan aktivitas pembangunan, meski telah membuat kesepakatan bersama OPD serta DPRD Palembang beberapa waktu lalu, jika sebelum Izin Mendirikan Bangunan (IMB) direvisi pihak Ibis tidak boleh melanjutkan pembangunan.

Terkait ini, Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Rahmat Fauzi menuturkan, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Palembang Nomor 1 Tahun 2017 tentang bangunan gedung, ada sanksi administratif ada juga sanksi pidana bagi pengguna atau pemilik bangunan yang melanggar aturan terutama untuk pelanggaran teknis IMB.

Berita Sejenis
1 daripada 7

“Dalam Pasal 176 mengenai sanksi administratif meliputi, peringatan tertulis, pembatasan kegiatan pembangunan, penghentian sementara atau tetap pada pekerjaan pelaksanaan pembangunan, penghentian sementara atau tetap pada pemanfaatan bangunan gedung, pembekuan IMB gedung, pencabutan IMB gedung dan pembongkaran bangunan gedung,” sebutnya, Selasa (10/10).

Sedangkan dalam pasal lainnya, yakni pasal 181, lanjutnya, mengenai sanksi pidana yang berisi setiap pemilik atau pengguna bangunan gedung yang tidak memenuhi ketentuan dalam Perda Nomor 1 Tahun 2017 bakal diancam kurungan badan selama 6 bulan.

“Selain ketentuan pidana sebagaimana dimaksud, tindak pidana yang telah diatur dalam ketentuan peraturan yang lebih tinggi diancam pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Diharapkan jika sudah ada aturan maka harus ditaati kalau tidak maka sanksi yang akan menanti,” tutupnya.

Diketahui, berdasarkan pantauan, Selasa (10/10) siang, sejumlah pekerja masih melakukan aktivitas pembangunan, di basement lokasi Hotel Ibis. O rika

AN