Dana PKH Diduga Digelapkan, IRT Lapor Polisi 

Korban saat membuat laporan di SPKT Polresta Palembang. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Merasa dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial miliknya telah diduga digelapkan, Rodia (41) mendatangi Mapolresta Palembang, Kamis (21/9) sekitar pukul 10.00.

Kedatangan ibu rumah tangga (IRT) ini, untuk melaporkan DA (35) ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang yang diduga telah membawa kabur uang PKH miliknya.

Dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, korban menuturkan kejadiannya berawal saat dirinya menerima bantuan uang PKH bagi masyarakat yang kurang mampu dari pemerintah sejak 2011.

Akan tetapi, lanjut IRT yang tinggal di Jalan Kapten Robani Kadir, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju Palembang ini, sejak Januari 2017 dirinya tidak lagi menerima uang bantuan tersebut.

“Dia itu (terlapor), pendamping kami yang mengambilkan uang PKH ini. Nah, sejak dari bulan Januari saya tidak terima lagi, waktu ditanyakan dia bilang rekening saya sudah kosong,” ungkapnya.

Merasa tak percaya, tambah Rodia, dirinya pun meminta kartu rekening yang dipegang oleh terlapor dan mengecek buku tabungannya tersebut ke bank. Ternyata, sejak bulan Januari uangnya telah dibayarkan.

“Pas di cek di bank, ternyata di rekening koran uang saya itu ada pak, tapi diduga diambil olehnya. Semua kerugian sekitar Rp4 juta pak, saya tidak terima dengan ulahnya,” tambah korban.

Iamengatakan, terlapor memang yang selama ini menguruskan pengambilan dana PKH milik warga. “Nantinya, kalau ada PHK sudah keluar dia yang ambil dan akan dibagikan kepada warga,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban. “Korban sudah buat laporan dan akan segera diproses,” tutupnya. korankito.com/depe.