Kedapatan Tarik Uang Parkir, Oknum Honorer Dishub Palembang Dipecat

Kepala Bagian Humas Setda Palembang Amirudin Sandi. KORANKITO/RAYA

Palembang – Selang beberapa hari tepatnya Jum’at (11/8) kemarin, Walikota Palembang Harnojoyo secara resmi melaunching parkir gratis untuk pengunjung Pedestrian Sudirman Palembang.

Namun, salah satu oknum pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang diketahui masih berani menarik tarif parkir kepada pengunjung. Ini berujung dengan pemecatan langsung oleh Walikota Palembang Harnojoyo, Sabtu (12/8) malam. Hal ini diungkapkan, Kepala Bagian Humas Setda Palembang Amirudin Sandi, Minggu (13/8).

“Walikota Palembang H.Harnojoyo baru saja memecat pegawai, honor daerah (honda) dan tenaga kerja sukarela (TKS) dilingkungan Dishub Kota Palembang. Sebab pegawai Dishub ini lantaran tidak mengindahkan intruksi walikota untuk tidak menarik uang retribusi di lokasi wisata malam dipedestrian Sudirman. Dimana, walikota sudah mengintruksikan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang untuk memecat pegawai Dishub yang kedapatan tanggan melakukan pungli parkir di Sudirman, tadi malam ,” katanya, disela-sela gotong royong sungai Rambutan, Kelurahan Karang jaya, Kecamatan Gandus Palembang, Minggu (12/8).

Amir menjelaskan, sperti diketahui padahal tujuan digratiskan parkir untuk pengunjung pedestrian Sudirman ini untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung. Agar dapat menikmati wisata malam dipedestrian dengan aman dan nyaman tanpa ditarik tarif parkir.

“Digratiskan ini kan ini untuk kenyaman pengunjung yang menghabiskan akhir pecan untuk menikmati wisatawa dikawasan jalan utama tersebut, terlebih banyak pengaduan masyarakat adanya penarikan retribusi yang tidak sesuai aturan,” imbuhnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, hntuk memastikan kenyaman pengunjung, agar tidak kembali terjadi adanya pungutan liar uang parkir bagi pengunjung, Pemkot Palembang akan melakukan pengawasan secara berkala dan terus melakukan evaluasi.

“ Nanti akan ada petugas yang melakukan pengawasan, jadi hal serupa tidak akan kembali terjadi, masyarakatpun diminta berparan aktif jika ada petugas yang manarik retrtibusi untuk segera melaporkan kepada kita,” pungkasnya. Korankito.com/raya/depe.