Diduga Curi Ponsel Penumpang, Kernet Bus Kota Babak Diamuk Massa 

Diduga pelaku pencurian saat diamankan di Mapolresta Palembang. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Rasyid (26), seorang kernet bus kota jurusan Plaju-Km12 harus babak belur diamuk massa yang berada di Jalan Merdeka, tepatnya di Bundaran Air Mancur (BAM) Masjid Agung Palembang.

Sebabnya, warga Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan 3/4 Ulu, Kecamatan SU I Palembang ini diduga telah ponsel milik Akbar (14) pelajar kelas tiga sekolah menengah pertama (SMP).

Ditemui di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Akbar menceritakan kejadiannya berawal saat ia hendak pulang ke rumah dengan menumpang bus kota yang dikerneti terduga.

Ketika hendak turun di seputaran tempat kejadian perkara (TKP), Akbar dihalang-halangi oleh Rasyid sembari mengarahkan tangannya kearah jaket korban, dirinya harus rela turun lebih jauh.

Barulah setiba di rumah, ia sadar ponsel miliknya yang berada di dalam saku jaket sudah raib. Oleh Akbar, kejadian tersebut diceritakan kepada kakaknya Dodi Mawardi yang bekerja di bengkel tak jauh dari lokasi.

“Saya yakin dia yang mengambilnya, karena sebelum turun tadi masih ada di dalam saku jaket. Setelah tau ponsel hilang, saya menceritakan kejadiannya kepada kakak saya,” ungkap korban kepada petugas.

Lebih lanjut ia mengatakan, ia bersama  Dodi akhirnya mencegat mobil bus kota yang ditumpangi tersebut. Tak lama berselang, angkutan yang dimaksud melintas dan Rasyid pun ditangkap oleh kakaknya.

“Setelah kami tunggu mobil itu melintas pak dan kakak saya menyetopnya. Dia dipaksa turun, karena tidak mau akhirnya dia dipukuli oleh warga yang berada di lokasi kejadian,” tambah Akbar.

Sementara itu, Rasyid membantah dirinya yang mencuri ponsel tersebut. Menurutnya, didekat ia berdiri ada seorang lelaki yang duduk. “Bukan saya yang mengambilnya, lelaki yang duduk di dekat saya tadi,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan saat ini pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan oleh anggotanya. “Sudah kita amankan, masih menjalani pemeriksaan,”singkatnya. Korankito.com/Depe.