Curi Motor Tetangga Tohir Ditembak Polisi

Tersangka Toir saat diamankan di Polresta Palembang. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Muhammad Tohir alias Toir (24) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, lantaran mencoba melawan serta kabur dari petugas yang melakukan penangkapan terhadapnya.

Pemuda yang tinggal di Jalan Segaran, Kecamatan IT I Palembang ini ditangkap, karena nekat mencuri sepeda motor Yamaha Jupiter Z milik Usman (60) yang tak lain masih tetangganya sendiri.

Toir mengakui perbuatannya. Ia mengatakan awalnya tidak berniat untuk mencuri motor tersebut, hanya saja saat hendak membeli nasi motor Usman terparkir di halaman rumahnya.

“Kejadiannya malam pak, sekitar pukul 03.00. Saya mau membeli nasi dan melihat motornya terparkir di teras, langsung saja saya ambil dengan kunci T,” terangnya saat ditemui di ruang piket, Jum’at (11/8) siang.

Setelah mengambil sepeda motor tersebut, lanjut Toir motornya ia gadaikan kepada temannya berinisial DA seharga Rp1 juta dan uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Motornya sudah saya tebus lagi dan saya kembalikan kepada yang punya pak. Karena mereka mengetahui kalau saya yang mencurinya,” tambah pemuda yang keseharian sebagai kuli panggul ini.

Selain itu, dirinya mengatakan sudah dua kali melakukan aksi pencurian sepeda motor, satunya lagi di kawasan Kandang Kawat, Kecamatan IT II Palembang dengan modus yang sama.

“Motornya dijual pak, uangnya untuk makan sehari-hari, karena pekerjaan saya tidak jelas hasilnya. Saya menyesal pak, keluar nanti tidak mau mengulanginya lagi,” tambah Toir.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan setelah dilakukan penyelidikan cukup lama, pihaknya berhasil mengamankan satu pemain curanmor.

“Cukup lama kita selidiki, setelah pasti dia perlakunya kita lakukan upaya paksa. Namun, yang bersangkutan mencoba kabur, sehingga kita berikan tindakan tegas terukur,” katanya saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut, Yon menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara pelaku baru mengaku dua kali melakukan aksi pencurian. Namun, pihaknya yakin, dia sudah sering melancarkan perbuatanya.

“Kita masih melakukan pendalaman terhadapnya, karena memang pelaku memilih bungkam saat ditanya ada temannya atau ada TKP lainnya. Kita yakin masih ada korban lainnya,” tutup Yon. Korankito.com/depe.