Bisa Dipercaya

Oknum BPD di PALI Bandar Narkoba

Tampak Alex saat diamankan di Mapolsek Talang Ubi. Foto/bie

PALI – Alex (40), Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Karta Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Pematang Ilir (PALI) akhirnya ditangkap anggota Polsek Talang Ubi. Alex yang seharusnya berfungsi menetapkan peraturan desa bersama perangkat kepala desa dan menyalurkan aspirasi masyarakat, malah memanfatkan tugasnya untuk merusak generasi pemuda.

Alex menjadi bandar sekaligus pengedar narkoba jenis shabu-shabu di desa tempat ia tinggal. Bukan hanya itu, ia juga ternyata memiliki empat pucuk senjata api rakitan (Senpira) berbagai jenis beserta amunisinya. Akibat ulanya tesebut Alex alias Bang Valen, berhasil diringkus Jajaran Polsek Talang Ubi yang dipimpin langsung Kapolsek Kompol Victor Eduard Tondais, yang telah diincar selama dua bulan.

Berita Sejenis

Delapan ‘Teroris Jakfar’ Ditetapkan Tersangka

Juruparkir Cekoki Miras dan Perkosa Bocah SD

Kids Zaman Now Menguncangkan Dunia

1 daripada 3.081

Penangkapan tesangka bermula saat pelaku usai melakukan transaksi dengan seorang pemakai yakni, Ag di kediaman Alex. Disanalah dirinya langsung disergap polisi dan digelandang bersama barang buktinya.

Pada saat penggerbekan, tersangka Alex tidak bisa berkutik lagi.  Petugas langsung melakukan penggeledahan di dalam rumahnya, dan berhasil menemukan barang bukti berupa empat pucuk senpira jenis laras pendek dan panjang.

Selain itu, polisi juga berhasil mendapatkan satu pucuk senjata api air softgun yang telah dimodifikasi, satu pucuk senpira laras panjang, 10 butir amunisi kaliber 32 (FN), timbangan digital‎, 17 pirex, empat bal plastik ukuran sedang jenis klip masing-masing berisikan 100 lembar, tiga bal plastik ukuran kecil jenis klip berisikan 10 kantong masing-masing berisikan 100 lembar, satu kantong plastik jenis klip ukuran sedang berisikan narkoba jenis sabu-sabu seberat 3,82 gram seharga Rp 2 juta.

Tak hanya itu, delapan lembar plastik bening berisikan kristal putih sisa penjualan, dua kantong plastik bening berisikan gula batu, dau buah kotak pencil warna kuning, uang tunai sebesar Rp1,1 juta, 36 unit HP dan Tablet bermacam merk, tiga buah camera bermacam merk, tiga lembar STNK, dua buah BPKB, dua buah sekop narkoba, dan lima lembar SIM A dan B.

Setelah ditemukan barang bukti tersangka Alex akhirnya mengakui barang-barang tersebut miliknya, Alex langsung digiring ke Mapolsek Talang Ubi, dan kemudian dilimpahkan ke Mapolres Muara Enim, guna dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Sementara itu Kapolres Muara Enim, AKBP Hendra Gunawan SIK, melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondaes didampingi Kanit Reskrim IPTU Rusli SH mengatakan, bahwa pelaku Alex memang sudah masuk dalam radar target operasi (TO) jajaranya, atas beberapa pelangaran, baik memiliki senpira ataupun sebagai pengedar narkoba.

“Pelaku Alex ini sudah kita lakukan pemantauan sejak dua bulan terakhir. Dan akhirnya berhasil kita ringkus berikut barang bukti yang kita incar. Kita meyakini bahwa masih banyak lagi narkoba yang dimiliki pelaku, namun semuanya sudah beredar di para pemujanya. Itu terlihat, banyaknya HP yang diduga milik pemakainya di tangan pelaku,” jelasnya.

Sementara, tersangka Alex mengakui, bahwa dirinya baru dua bulan terakhir ini mengedarkan narkoba tersebut.

“Baru baru ini pak aku edarkan barang tersebut. Kalau Hp dan lainya, itu milik para pembeli yang tidak punya uang, jadi ditukarkan dengan narkoba tersebut pak,” akunya dihadapan Polisi.

Terpisah, Kades Karta Dewa Irwan Ibrahim membenarkan, bahwa Alex merupakan Wakil Ketua BPD di desanya.

“Memang benar Alex tersebut merupakan anggota BPD kita. Semuanya kita serahkan kepada aparat berwajib. Untuk statusnya nanti akan kita musyawarahkan dahulu.” pungkasnya. (korankito.com/cr2)