MUBA19

Diduga Karena Cemburu, Kalap “Nujah” Fredy Hingga Tewas

Pelaku Nila Saputra, sudah diamankan Mapolres OKU. foto/ist

BATURAJA, KORANKITO.COM – Nila Saputra (28), warga Gotong Royong Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) nekat menghabisi nyawa Fredy Setiawan (25), warga Kelurahan Sukajadi.

Berita Sejenis
1 daripada 4.501

Nila diduga terbakar api cemburu terhadap korban Fredy, yang tak lain diduga adalah pasangan selingkuh istrinya.

Korban Fredy dihabisi dengan cara di tikam menggunakan pisau sebanyak dua lubang di bagian leher sebelah kiri dan dada sebelah kanan. Peristiwa itu terjadi, Rabu (15/5) sekitar pukul 22.00 WIB di Jalan STM Badaruddin II, persis di depan Resto Kopi Tiam tempat istri pelaku bekerja.

Korban sempat dilarikan ke UGD RSUD Ibnu Sutowo Baturaja dan dilakukan perawatan intensif. Namun nyawa korban tak bisa diselamatkan dan akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut bermula ketika korban datang untuk menjemput istri pelaku pulang kerja sekitar pukul 22.20 WIB.

Saat itu, ternyata pelaku sedang makan pecel lele yang tak jauh dari tempat istrinya kerja. Melihat hal itu, pelaku langsung menghampiri korban dari belakang dan menghujamkan pisau ke leher korban. Saat kejadian, korban dan istri pelaku sudah berada di atas sepeda motor dan siap-siap hendak pulang.

“Katanya dia (pelaku) keluar dari pecel lele sudah bawa pisau, datang-datang langsung nujah (nusuk pakai pisau). Setelah nujah langsung ditangkap dibawa masuk ke Kopi Tiam. Sementara korban jatuh sambil dipangku cewek itu,” kata narasumber yang enggan dikutip namanya.

Korban Fredy Setiawan, yang dihabisi Nila Saputra dengan luka “tujah” di bagian leher. foto/ist

Kapolres OKU, AKBP Dra NK Widayana Sulandari melalui Kasatreskrim AKP Alex Andrian, membenarkan adanya tindakan pembunuhan yang dilakukan Nila Saputra.

Pelaku sudah diamankan di Mapolres OKU untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa pisau milik pelaku Nila.

“Kita masih menunggu LP dari pihak korban. Terduga pelaku sendiri dikenakan pasal 338 KUHP atau 351 ayat 3 penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang,” katanya.