MUBA19

Ibunda Anisa Bahar Sakit, Dokter Angkat Tangan

JAKARTA, KORANKITO.COM – Anisa Bahar tengah bersedih. Sang ibu, Ratna Ningsih, belum juga sembuh dari sakit. Bahkan dokter sudah angkat tangan dan usia ibunda Anisa diprediksi bertahan beberapa bulan lagi. Ratna sakit stroke selama satu tahun belakangan dan kini hanya bisa terbaring di tempat tidur.

“Syok banget lah. Dokter sudah angkat tangan. Nggak mau cek kesehatan ibuku lagi. Aku stres dapat omongan begitu. Harusnya dokter jangan patahin semangat, bilang nggak mungkin sembuh. Kemungkinan hidup tinggal beberapa bulan lagi,” ujar Anisa Bahar ditemui di Mampang, Jakarta Selatan, Senin (13/5).

Berita Sejenis
1 daripada 4.501

Karena tak tunjukan kondisi membaik, maka ibunda Anisa memilih keluar dari rumah sakit dan melakukan perawatan di rumah sejak seminggu lalu.

“Ngomongin nyokap, aku lagi sensi banget, bahkan disuruh nyanyi sudah nggak bisa karena syok banget. Nyokap masih sadar tapi makannya dari selang. Dokter sudah angkat tangan, jadi nyokap terpaksa dibawa pulang ke rumah,” ungkap Anisa.

Memutuskan merawat ibunda di rumah, Anisa berharap keajaiban. Karena keinginan sang bunda belum terwujud, Anisa janji akan merealisasikannya dalam waktu dekat jika kesehatan sang bunda membaik.

Tak minta yang muluk-muluk, ibunda Anisa hanya ingin jalan-jalan ke Yogyakarta naik kereta. Namun karena kesibukan anak-anaknya, keinginan ibu belum bisa dipenuhi.

“Keinginan mama simpel tapi sampai sekarang belum terlaksana karena anak-anak sibuk. Mama cuma pengen jalan-jalan ke Yogja naik kereta. Itu belum kesampaian dan membuat saya menyesal seumur hidup,” ujar Anisa.

Rasakan penyesalan terdalam tak bisa penuhi keinginan sang bunda, Anisa juga berujar bahwa puasa Ramadan tahun ini terasa berbeda. Cerai dari suami dan sendiri lagi, Anisa merasa benar-benar sebatang kara karena sang ibu tak lagi bisa menemaninya.

“Ini puasa ke dua tanpa mama. Makin sedih. Biasanya selalu sama nyokap, apalagi keadaan aku sendiri. Nggak ada pasangan dan nggak ada orang tua. Sekarang nyokap nggak bisa temenin aku ke mana-mana. Aku merasa belum bisa berikan yang terbaik, mungkin pengen bawa nyokap berobat ke luar negeri,” pungkas pemilik goyang patah-patah itu. O tri