Lawan Palembang, Timnas All Star Menang Tipis

Timnas All Star menang susah payah dari lawannya Palembang Old Star 2-0 pada laga lanjutan Alex Noerdin Cup di Stadion Bumi Sriwijaya, Jumat (15/3). foto/ist.

 

PALEMBANG, KORANKITO.COM – Pada pertandingan ke-28 turnamen Alex Noerdin Cup, zona Palembang, Timnas All Star dipertemukan Palembang Old Star di Stadion Bumi Sriwijaya, (15/3).

Di laga ini, Isnan Ali dan kawan-kawan berhasil melanjutkan rekor tak terkalahkan, dengan menghentikan perlawanan tim tuan rumah dengan skor 2-0.

Berita Sejenis
1 daripada 44

Dua gol tercipta di babak pertama. Gol pertama dicetak Amirul Mukminin menit ke-26 dan gol kedua Oktavianus lewat tandukan.

Sementara di babak kedua, Palembang Old Star melakukan rotasi besar-besaran. Seluruh pemain berada di lapangan hijau merupakan pemain muda.
Hal itu membuat pemain bertahan Timnas All Star harus kerja ekstra keras untuk menghentikan kecepatan dari tim tuan rumah.

Timnas All Star menang susah payah dari lawannya Palembang Old Star 2-0 pada laga lanjutan Alex Noerdin Cup di Stadion Bumi Sriwijaya, Jumat (15/3).

Kendati banyak peluang tercipta, Palembang Old Star tetap gagal mencetak satu gol pun di laga ini dan harus mengakui keunggulan Isnan dan kawan-kawan dengan skor 0-2.

Pelatih Kepala Timnas Nasir Salassa menilai jika Palembang Old Star bermain sangat bagus. Bahkan, mantan legenda Timnas Indonesia ini menilai, tim Palembang lebih kuat dari Lahat Selection.

Sampai dengan kabupaten/kota ke-17, Lahat Selection merupakan tim paling kuat selama ini.

“Tapi, setelah melawan Palembang Old Star, saya rasa tim Palembang lebih kuat. Lawan kita kali ini punya organisasi permainan yang sangat bagus,” ucapnya.

Timnas All Star menang susah payah dari lawannya Palembang Old Star 2-0 pada laga lanjutan Alex Noerdin Cup di Stadion Bumi Sriwijaya, Jumat (15/3).

Pertahanan yang dibangun Isnan Ali, Aris Indarto, Ronaldo dan Erik Setiawan beberapa kali berhasil ditembus, itu pun lewat organisasi permainan.

Meski dihuni pemain muda, dalam permainan Palembang Old Star tidak hanya mengandalkan sprint saja, tapi kerja sama dan punya visi dalam menyerang.

“Mereka masih aktif bermain, jadi organisasi permainan Palembang Old Star memang masih sangat bagus,” ucapnya.

Sementara itu, penjaga gawang Palembang Old Star Syahril Musa pun mengaku cukup puas dengan permainan tim. Secara permainan timnya tidak kalah jauh dengan legenda Timnas Merah Putih ini. “Sebenarnya secara permainan kita cukup berimbang,” katanya.

Soal satu penyelamatan gemilangnya dengan terbang memblok tendangan pemain Timnas All Star, Syahril mengatakan jika itu bisa ia lakukan karena dia terus bermain fokus.“Tadi reflek saja, jadi saya bisa lakukan penyelamatan,” ucapnya. (depe)

AN