Melawan Ketika Ditangkap, Begal Tewas Ditembak Polisi

Gelar perkara dan barang bukti di RS Bhayangkara Palembang. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Abdul Latif alias Leo alias Bungkuk (31) meregang nyawa usai ditembak mati Unit Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Palembang.

Pria yang tinggal di kawasan Jalan KI Marogan, Kecamatan Kertapati, Palembang ini diberi tindakan tegas karena melawan hingga mengakibatkan satu anggota polisi terluka ketika dilakukan penangkapan.

Berita Sejenis

Buser Polsek Kertapati Ciduk Bajing Loncat

Begal Tusuk Pelajar Hingga Tewas

1 daripada 53

“Selain melakukan perampasan motor, kita duga pelaku ini juga spesialis curanmor, bongkar rumah dan kejahatan jalanan lainnya,” kata Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah.

Dalam gelar perkara di RS Bhayangkara Palembang, Selasa (12/2) siang, Didi mengatakan, pelaku sudah 30 kali beraksi di Palembang, Ogan Ilir, dan Banyuasin. Bahkan telah buron sejak tiga tahun terakhir.

“Catatan kami sekitar 30 kali. Namun untuk laporan polisi yang kami terima sekitar 9 kali. Pelaku melancarkan aksinya di Palembang, Ogan Ilir dan Banyuasin,” tambah Didi memberikan keterangan.

Saat melancarkan aksinya, pelaku AL tidak segan-segan untuk melukai korbannya seperti di tahun 2018 kemarin. “Pernah bobol rumah, kejahatan jalanan dan juga curanmor. Untuk bobol rumah, dia juga mengambil motor. Tidak ada barang lain “ tegasnya.

Turut juga diamankan barang bukti berupa, sepucuk senpi rakitan, dua butir selongsong, tiga butir amunisi masih aktif, senjata tajam, kunci leter Y berikut alat bobol kunci motor dan satu sepeda motor.

“Dugaan kami untuk sementara ini, pelaku tidak beraksi sendirian dan kami sedang memburu pelaku lainnya, yang jelas pelaku merupakan pemain lama yang sudah kawakan,” pungkasnya. (depe)

AN