Ribuan Ekstasi Gagal Beredar di Palembang

Gelar perkara dan barang bukti di Mapolresta Palembang. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Sebanyak lima ribu lebih pil ekstasi gagal beredar di Palembang. Hal ini menyusul setelah berhasil diamankan anggota Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Palembang.

Selain pil ekstasi, polisi juga menangkap dua ibu rumah tangga (IRT) yakni Iin Nurul Hidayat dan Inzana yang merupakan kurir barang haram tersebut.

Berita Sejenis
1 daripada 70

Berdasarkan data dihimpun, mereka ditangkap di dua lokasi yang berbeda. Iin diciduk di rumahnya Jalan Majapahit, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Senin (12/11) sekitar pukul 10.00.

Dari tangannya polisi menemukan pil ineks sebanyak 597 butir yang disimpan di dalam kamar rumahnya.

Sedangkan, Inzana dicokok di kediamannya Jalan Abis Kusno, Kecamatan Kertapati Palembang, Rabu (14/11). Polisi menemukan pil ekstasi sebanyak 4500 butir yang disimpan di gantungan pakaian dan satu buah timbangan digital.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didampingi Kasat Narkoba Kompol Achmad Akbar mengatakan, tertangkapnya pelaku bermula dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

“Ungkap kasus ini berkat kerja keras anggota Satres Narkoba. Kita berhasil mengungkap peredaran narkoba dengan jumlah 5 ribu lebih ekstasi,” ungkap Wahyu ketika gelar perkara dan barang bukti di Polresta Palembang.

Lebih lanjut, Kapolres mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap jaringan-jaringan peredaran narkoba kedua tersangka.

“Pengakuan dari pelaku IN, ineks itu didapat dari seseorang yang berada di dalam Lapas. Kita akan kembangkan dan berkoordinasi untuk mencari tahu kebenaran pengakuan itu,” tambah Wahyu.

Atas ulahnya kedua pelaku akan dikenakan Pasal 112 dan 114 UU Narkotika dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara atau hukuman mati. (depe)

AN