BNN Sumsel Amankan 7 Kilogram Sabu

Kepala BNN P Sumsel Brigjen Pol John saat menunjukan barang bukti. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel berhasil menggagalkan peredaran gelap narkoba jenis sabu-sabu sebanyak tujuh kilogram.

Selain barang bukti, turut juga diamankan tiga orang tersangka yakni Mamat (34) warga Jakarta Pusat, Ivan (35) warga Desa Tulung Selapan, serta Gandi (35) warga Talang Putri, Palembang.

Berita Sejenis
1 daripada 73

Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol John Turman Panjaitan mengatakan, tertangkapnya ketiga pelaku bermula laporan masyarakat yang ditindaklanjuti penyelidikan dan mengamankan Ivan serta Gandi di Desa Tulung Selapan, Kabupaten OKI, Jum’at (16/11).

“Hasil penyelidikan, kita lakukan penangkapan terhadap tersangka atas nama Ivan dan Gandi. Dari keduanya kita amankan sabu seberat tujuh kilogram sabu,” katanya saat gelar perkara di kantor BNNP Sumsel, Rabu (21/11) pagi.

Ia menjelaskan, hasil pengembangan pihaknya berhasil mengamankan satu orang tersangka lainnya yakni Mamat yang merupakan bandar narkoba asal Palembang. Mamat ditangkap ketika hendak melarikan diri ke Provinsi Bangka Belitung.

“Kita tangkap di kawasan Pelabuhan Tanjung Api-api ketika hendak melarikan diri ke Bangka Belitung. Rekannya berinisial DB yang merupakan kakak kandungnya berhasil meloloskan diri,” tambahnya.

John mengungkapkan, Ivan merupakan kurir yang direkrut Mamat untuk mengantarkan barang haram tersebut ke Desa Tulung Selapan dengan upah sebesar Rp18 juta. “Namun, baru dibayar Rp5 juta. Narkoba itu akan diedarkan di Desa Tulung Selapan,” cetusnya.

Ia menilai aset yang dimiliki oleh Mamat sangat luar biasa yakni memiliki dua unit rumah mewah, tiga motor dan lain sebagainya. “Kita akan lakukan tindak pidana pencucian uang. Nanti kita minta surat dari pengadilan untuk penyitaan aset,” tegasnya.

Masih dikatakan John, sepanjang tahun 2018 pihaknya telah berhasil mengamankan 33 kilogram lebih narkoba sabu-sabu. Hal ini berbanding jauh dari tahun sebelumnya yang hanya mengamankan lima kilogram.

“Ini prestasi yang sangat luar biasa. Ungkap kasus ini bukan hanya karena kita, tapi karena kekuatan masyarakat untuk memberantas peredaran narkoba. Ada tiga wilayah zona merah peredaran narkoba, yakni Tulung Selapan, Palembang dan PALI. Kalau yang lainnya zona kuning,” pungkasnya. (depe)

AN