Gara-Gara Tagih Hutang Arisan,  Andri Diringkus Polisi

Pelaku saat diamankan di mapolsek Tanah Abang

PALI, KORANKITO.COM – Andri Kandra alias And (28) warga dusun II desa Raja Selatan kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa harus pasrah saat dirinya diringkus jajaran Polisi Sektor (Polsek) Tanah Abab saat dirinya dalam perjalanan pulang dari sebuah acara hajatan.

Penangkapan Andri bukan tanpa sebab, dirinya diduga sebagai penganiaya dengan dasar laporan LP / B / 65 / X  /2018 / Sumsel/ Res ME / Sek Tanah Abang tgl 25 Oktober 2018, dengan laporan korbannya Andri Saputri (36) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tidak lain merupakan tetangganya sendiri.

“Kronologisnya bermula pada hari kamis tanggal 25 Oktober 2018 sekira pukul 19.00 WIB lalu, tepatnya di dapur rumah korban, saat itu korban sedang memasak, pelaku datang dengan istrinya hendak meminta uang arisan yang telah bubar sebanyak Rp. 1.500.000,- yang awalnya sebanyak Rp. 1.800.000,- dan telah dibayar korban sebanyak Rp. 300.000,- korban dan pelaku sudah pernah melakukan perjanjian di atas materai 6000, di rumah kepala Desa Raja Selatan, ” beber Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH SIK MH, melalui Kapolsek Tanah Abang AKP Sofiyan Ardeni, SH, Jumat (16/11/2018)

Dijelaskan Kapolsek, pelaku naik pitam lantaran korban telah ingkar atau melewati batas waktu yang telah disepakati, dan pelaku nekat langsung memukul korban sebanyak tiga kali.

Berita Sejenis
1 daripada 4.103

“Pelaku terlanjur emosi dan langsung memukul korban sebanyak tiga kali, pelaku sempat dihalangi oleh istrinya sebelum terjadi pemukulan. Selanjutnya pelaku dibawa oleh warga untuk di tenangkan namun pelaku kembali membawa senjata tajam jenis parang. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar bercak merah kebiruan di bagian alis mata sebelah kiri,” imbuh Sofiyan

Dari laporan korban tersebut, lanjut Kapolsek petugas berhasil mengetahui keberadaan pelaku yang sebelumnya tengah bersembunyi, dan mengamankan pelaku saat perjalanan pulang hajatan pada Kamis 15 November 2018.

“Pelaku terlihat saat menghadiri sebuah acara hajatan di desa Raja Selatan kecamatan Tanah Abang, saat itu kanit Reskrim polsek Tanah Abang mempersiapkan anggotanya dan langsung kita amankan tanpa perlawanan dari pelaku. Pelaku kita jerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman penjara tiga tahun penjara.” Pungkas Kapolsek. (hab/mbam)

AN