Tempurung Kepala Retak dan Rahang Remuk, Diduga Penyebab Sofyan Tewas

Lokasi penemuan diduga jasad Sofyan. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Kerangka manusia yang diduga jasad Sofyan (42), sopir taksi online (taksol) yang dirampok dan dibunuh menjalani proses otopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Rabu (14/11).

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, hasil pemeriksaan awal kerangka itu ditemukan beberapa luka bekas benda tumpul. Terutama, di bagian tempurung kepala serta rahang kiri yang remuk.

Berita Sejenis
1 daripada 114

“Diduga disebabkan pukulan benda tumpul yang sangat keras. Hingga tempurung kepala dan rahang sebelah kiri remuk,” ungkap Zulkarnain ketika ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Rabu (14/11).

Ia menjelaskan, dari temuan itu sangat berbeda dengan pengakuan Ridwan (45), salah satu tersangka yang sudah ditangkap. Dimana, pelaku mengakuhanya menjerat leher korban menggunakan tali serta kaki dan tangan dipegang tiga pelaku lainnya.

“Ini memang sangat berbeda dari keterangan tersangka Ridwan. Nanti hasil otopsi akan dicocokan lagi bagaimana cara pelaku menghabisi nyawa korban,” tambah Zulkarnain.

Zulkarnain menjelaskan, jenazah Sofyan yang tinggal tulang belulang tanpa proses pembusukan meski baru 15 hari tewas bisa saja terjadi lantaran para tersangka membuang tubuh korban di alam terbuka.

“Bisa saja dimakan binatang buas, karena korban dibuang di alam terbuka. Jadi tidak melalui proses pembusukan, dugaan seperti itu menurut dokter forensik. Namun, kita akan melakukan tes DND terlebih dahulu untuk dicocokan dengan keluarga korban,” pungkasnya. (depe)

AN