Lima Bulan Buron, Udit Ditembak Polisi

Tersangka saat diperiksa polisi. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Sempat buron lima bulan, Budiansyah alias Udit (38), pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini berhasil ditangkap Unit Pidum Sat Reskrim Polresta Palembang.

Bahkan Udit harus merasakan timah panas polisi. Sebab ketika ditangkap di seputaran tempat tinggalnya Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Kedukan, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Selasa (13/11) malam.

Berita Sejenis

Ingin Punya Vespa, Feri  Gondol Motor Teman

Angkut Curi Motor Bersama Pacar

1 daripada 35

Udit bersama dua temannya yang sudah ditangkap yakni Firmansyah dan Dodi mencuri motor Ahmad Darmansyah yang sedang mancing di pinggiran sungai musi di kawasan 16 Ilir, Kecamatan IT I Palembang, Selasa 17 Juli 2018.

Ketika itu, korban yang tinggal di Perumahan Tri Darma, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin itu harus kehilangan motor Honda Vario. Sehingga Darmansyah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Palembang.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Pidum Iptu Tohirin mengatakan, tertangkapnya Udit bermula dari pihaknya mengamankan dua tersangka Firmansyah dan Dodi.

“Pelaku (Udit) sempat buron dan sudah menjadi target operasi kita. Setelah kita mengetahui keberadaannya, kita lakukan penangkapan. Namun dia melawan, sehingga kita berikan tindakan tegas,” kata Tohirin.

Ia menyebutkan, turut juga diamankan barang bukti berupa dua buah kunci latter T. “Saat ini kita masih lakukan pemeriksaan dan pengembangan. Kita terapkan Pasal 363 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Udit mengatakan nekat mencuri motor karena tidak memiliki pekerjaan untuk membiayai kehidupan keluarganya. “Saya tidak punya kerjaan pak dan butuh uang untuk hidup,” ujar residivis ini.

Dikatakannya, motor yang mereka curi sudah dijualkan kepada seorang seharga Rp2 juta. “Dede yang menjualnya pak. Seharga Rp2 juta, uangnya kami bagi bertiga. Sudah habis untuk kebutuhan hidup,” tambah Udit.

Udit mengungkapkan, setelah mencuri motor ia bersembunyi di Desa Muara Kuang. “Saya rindu keluarga pak, makanya pulang ke Palembang. Belum lama pulang, saya ditangkap polisi,” pungkasnya. (depe)

AN