Tertangkap Jual Sabu-Sabu, Janda Dua Anak Ini Diringkus Polisi

Yuyun (30) tersangka kasus narkoba beserta barang bukti

PALI, KORANKITO.COM – Dengan alasan himpitan ekonomi, seorang janda anak dua yang tercatat sebagai warga dusun IV desa Simpang babat kecamatan Penukal kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nekat menjual narkoba jenis sabu-sabu.

Alhasil, Yuyun (30) janda tersebut, harus pasrah saat jajaran polsek Penukal Abab yang dipimpin langsung kapolsek Penukal Abab IPTU Acep YS SH, bersama kanit reskrim Aipda Hairil Rozi beserta anggota menggelandang dirinya dan barang bukti ke Mapolsek Penukal Abab, pada Senin (12/11/2018) sekitar pukul 20.30 WIB di warung rumahnya desa Simpang babat.

“Pelaku memang telah menjadi target operasi, dan dari informasi masyarakat juga, di warung pelaku sering terjadi transaksi narkoba dan juga diduga sebagai bandar narkoba di desa Simpang babat. Kemudian dibawah pimpinan Kanit Reskrim Aipda Hairil Rozi melakukan upaya lidik ke warung yang diduga merupakan tempat tinggal dari bandar narkoba tersebut dan setelah dilakukan penyelidikan bahwa memang benar warung tersebut sering dijadikan tempat jual beli narkoba,” jelas Kapolres AKBP Afner Juwono SH SIK MH, melalui IPTU Acep Yuli Sahara SH, Selasa (13/11/2018)

Lanjut Acep, dirinya yang langsung melakukan penangkapan dan pada Senin (12/11/2018) sekitar 20.30 WIB, dan saat di geledah terdapat pelaku Yuyun yang sedang berada di dalam warung dan didapati 4 (empat) buah paket yang berisi serbuk kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu-sabu yang dibungkus kertas tisu yang di simpan di dalam dompet yang dipegang oleh pelaku.

“Kemudian juga ditemukan satu buah kotak permen berisikan pirex kaca terdapat sisa bekas sabu, jarum, sekop plastik terbuat dari pipet, yang diduga sebagai alat pelaku untuk mengkonsumsi sabu-sabu, Setelah itu pelaku berikut barang bukti termasuk uang tunai sebesar Rp. 1.265.000 di bawa ke polsek Penukal Abab untuk pemeriksaan lebih lanjut.” Imbuhnya

“Pelaku kita kenakan pasal 114 ayat 1 junto 112 ayat 1 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dan diancam dengan kurungan penjara diatas 15 tahun penjara, dan saat ini pelaku sudah kita limpahkan ke Polres muara enim,” ucapnya

Dari pengakuan pelaku, dirinya belum sampai sebulan menjual barang haram tersebut. “Saya baru menjual pak, karena himpitan ekonomi untuk menghidupi dua anak saya, sekitar dua minggu berjualan sabu-sabu ini pak.” aku janda dua anak ini di hadapan polisi. (hab/mbam)

Foto : ist / Pelaku beserta barang bukti saat diamankan di Mapolsek Penukal Abab

AN