Kakak-Beradik ‘Bonyok’ Diamuk Massa

Kedua pelaku saat diamankan di Mapolsek Sukarami Palembang. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM –  Dua kakak beradik yakni Eki Prianto (28) bersama Rendi Saputra (22) babak belur diamuk massa di Jalan Sukabakti, Gang Wakaf, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami Palembang.

Aksi main hakim sendiri itu terhenti setelah petugas kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kedua pelaku ke Polsek Sukarami Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berita Sejenis

Polisi Ringkus Jambret dari Facebook

Muhammad Ali Diciduk Polisi

1 daripada 35

Berdasarkan data dihimpun, kejadiannya terjadi Minggu (11/11) sekitar pukul 17.00. Dimana bermula ketika sang kakak Eki mengajak adiknya Rendi berkeliling mencari mangsa mengendarai sepeda motor.

Setelah satu jam keliling, keduanya berhenti di rumah makan yang berada di TKP. Kemudian, Rendi turun dari motor dan masuk ke dalam warung berpura-pura membeli nasi. Sedangkan Eki menunggu di atas motor.

“Kakak (Eki) yang mengajak. Saya dibonceng sedangkan, dia yang membawa motor. Satu jam keliling menggunakan motor, kami tiba di rumah makan itu,” ungkap Rendi saat ditemui di Mapolsek Sukarami Palembang.

Saat memesan nasi itulah, dia melihat korban Herlina (18) sedang memainkan ponsel. Rendi pun merampas ponsel tersebut. “Sempet tarik-menarik pak. Saya berhasil mengambilnya dan langsung naik motor,” katanya.

Namun, ketika akan kabur, jaket yang Rendi kenakan ditarik oleh teman korban. Sehingga motor yang dikendarai keduanya oleng dan terjatuh. “Kami sempat diamuk massa, sebelum dibawa kesini (Polsek Sukarami),” tutur Rendi.

Sementara itu, Kapolsek Sukarami Kompol Rivanda melalui Kanit Reskrim  Iptu Marwan menjelaskan, kedua pelaku merupakan kakak beradik. Keduanya sengaja keluar rumah untuk melakukan aksi jambret.

“Sempat terjadi tarik menarik. Korban berteriak, sehingga warga yang ada di sekitar langsung mengejar dan berhasil menangkapnya. Sempat diamuk massa.  Keduanya sudah diamankan, dan masih dalam pemeriksaaa,” pungkasnya. (depe)

AN